01 December 2019, 19:49 WIB

Gubernur Kembali Ingatkan Masyarakat Waspada Bencana


Denny S | Nusantara

MI/DENNY SUSANTO
 MI/DENNY SUSANTO
Banjir masih menjadi ancaman besar di wilayah Kalimantan Selatan, bahkan masuk dalam zona merah.

GUBERNUR Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, kembali mengingatkan masyarakat agar mewaspadai ancaman bencana saat musim pancaroba dan musim penghujan.

Hal ini disampaikan gubernur di sela-sela kegiatan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin, Minggu (1/12). 

"Saat musim pancaroba sekarang ini dan musim penghujan nanti, kita semua harus mewaspadai ancaman terjadinya bencana, baik berupa angin kencang, banjir dan longsor," ujarnya.

Terkait hal ini, Gubernur Kalsel telah menerbitkan surat edaran kewaspadaan bagi kabupaten/kota di Kalsel. Hal serupa juga dikemukakan Kepala BPBD Kalsel, Wahyudin Ujud yang mengatakan sejumlah wilayah Kalsel merupakan daerah rawan bencana musim penghujan seperti banjir dan tanah longsor serta angin kencang.

Terakhir bencana angin kencang melanda Desa Pal Batu, Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara pada Jumat (29/11) malam yang menyebabkan 23 rumah warga, bangunan SDN, kantor TPA Pal Batu rusak.

Baca juga: Kapolda Kalsel Minta Maaf Pemusnaan Peledak Rugikan Warga

Sebelumnya angin kencang juga terjadi di beberapa wilayah seperti Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut dan Kota Banjarbaru dengan total rumah dan bangunan rusak lebih 100 buah.

Pada bagian lain bantuan bagi korban bencana kebakaran yang terjadi di Desa Sungai Bali, Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru terus mengalir. Pemprov Kalsel melalui asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Kalsel telah menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat korban bencana.

Bupati Kotabaru, Sayed Djafar berjanji akan menata ulang kawasan permukiman padat penduduk yang rawan bencana kebakaran di wilayahnya. (A-4)

BERITA TERKAIT