01 December 2019, 13:34 WIB

Kecelakaan Pesawat Akibat Badai Musim Dingin, 9 Penumpang Tewas


Melalusa Susthira K | Internasional

AFP/Felix Kaestle
 AFP/Felix Kaestle
Pesawat Pilatus PC-12 buatan Swiss yang merupakan pesawat turboprop bermesin tunggal. Jenis pesawat itu jatuh di Dakota, AS.  

SEBUAH kecelakaan pesawat yang terjadi di Negara Bagian South Dakota, Amerika Serikat (AS), menyebabkan sembilan  orang tewas dan tiga orang lainnya terluka. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (30/11) kemarin, ketika peringatan badai musim dingin dikeluarkan.

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menyebut Pilatus PC-12 buatan Swiss yang merupakan pesawat turboprop bermesin tunggal, jatuh tak lama setelah lepas landas sekitar satu mil dari Bandara Chamberlain.

Pesawat meninggalkan bandara tepat sebelum tengah hari pada Sabtu (30/11) waktu setempat, dengan tujuan Bandara Regional Idaho Falls di negara bagian Idaho barat.

FAA menyebut para penyelidik sedang dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) yang akan memegang penyelidikan tersebut.

"Penanggap pertama dan profesional medis harus dipuji dalam tindakan heroik mereka untuk menyelamatkan para korban dalam kondisi cuaca ekstrem," terang Pengacara wilayah Brule, Theresa Maule Rossow.

Rossow mengatakan pilot pesawat termasuk di antara korban tewas dalam insiden tersebut.

Ia menambahkan bahwa total ada 12 orang yang berada di pesawat tersebut. Adapun 3 orang yang terluka telah dibawa ke rumah sakit di Sioux Falls, South Dakota.

South Dakota terletak di Northern Plains, wilayah yang menghadapi kondisi badai salju musim dingin ketika badai berhembus ke arah timur melintasi AS.

Peringatan badai musim dingin masih berlaku di daerah Brule sampai dengan Minggu (1/12) tengah hari. Badan Cuaca Nasional AS mengatakan potensi badai tersebut termasuk tiupan salju yang dapat mengurangi jarak pandang secara signifikan.

Sebelumnya, badai yang membawa salju tebal dan angin topan menerjang beberapa wilayah Amerika Serikat (AS) dan menjadi malapetaka bagi masyarakat AS tengah bepergian liburan Thanksgiving. Badai tersebut juga menyebabkan listrik padam yang berdampak pada puluhan ribu orang di AS, Rabu (27/11). (AFP/OL-09)

BERITA TERKAIT