01 December 2019, 06:20 WIB

Target Indonesia 60 Emas


Budi Ernanto | Olahraga

ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
 ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Kontingen Indonesia melakukan defi le dalam pembukaan SEA Games 2019 di Philippine Arena, Bulacan, Filipina, kemarin. 

UPACARA pembukaan SEA Games 2019 di Philippine Arena, Bulacan, Filipina, kemarin berlangsung meriah. Ajang dua tahunan itu dibuka oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte setelah parade kontingen 11 negara berlangsung.

"Saya menyatakan SEA Games 2019 dibuka, mabuhay kayong lahat (selamat datang semua)," kata Duterte yang duduk didampingi oleh Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah.

Setelah resmi dibuka, para artis Filipina bergantian tampil hingga akhirnya Manny Pacquiao datang menyalakan obor SEA Games di Stadion Atletik, New Clark City. Petinju kebanggaan rakyat Filipina itu menyalakan obor bersama Nesty Petecio yang juga merupakan atlet tinju.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olimpiade Filipina, Abraham N Tolentino, mengatakan dibukanya SEA Games oleh Duterte membuat penantian panjang Filipina untuk kembali menjadi tuan rumah telah usai. Terakhir kali Filipina menjadi tuan rumah SEA Games pada 2005 dan saat itu Filipina sukses menjadi juara umum. "Selamat datang para atlet. Terima kasih kepada Presiden Duterte yang telah memberikan dukungan untuk ajang ini," ujar Tolentino.

Ketua panitia penyelenggara SEA Games 2019 (Phisgoc) Alan Peter Cayetano mengatakan, melalui SEA Games, semua orang di dunia akan melihat nilai-nilai positif yang ditunjukkan oleh para atlet. "Kita melihat bagaimana kedisiplinan, kekuatan, persaingan, dan nilai positif lainnya," kata Cayetano.

Sementara itu, kontingen Indonesia saat parade dipimpin oleh atlet polo air, Ridjkie Mulia, yang menjadi pembawa bendera. Dia berjalan di depan Komandan Kontingen Indonesia Harry Warganegara dan ratusan atlet dan ofisial Merah Putih yang mengikuti acara tersebut. Ridjkie mengenakan seragam merah putih dan juga memakai topi khas Papua. Sebagian atlet dan ofisial yang ikut parade juga mengenakan pakaian adat dan lainnya menggunakan seragam merah putih.

Terpisah, Presiden Duterte sempat meminta maaf atas ketidaknyamanan kontingen SEA Games 2019. Dia berjanji akan menyelidiki kekacauan penyelenggaraan multievent terbesar di Asia Tenggara ini.

Filipina juga sedang dihantui masalah cuaca. Menurut Badan Geofisika dan Astronomi Filipina (PAGASA), badai Kammuri sedang mendekati wilayah utara dan diperkirakan mendarat di Filipina, Selasa (3/12).

 

Target Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga  Zainudin Amali mengatakan Indonesia harus bisa finis setidaknya di peringkat kedua di SEA Games 2019 sesuai target Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengatakan Indonesia sebenarnya memasang target 45 medali emas. "Namun, karena Presiden ingin bisa rangking dua, setidaknya harus minimal 60 medali," kata Raja Sapta di Manila, kemarin.

Sekitar 20 cabang olahraga akan dipertandingkan pada hari pertama SEA Games, termasuk bulu tangkis yang menjadi andalan Indonesia. Sesuai jadwal yang dirilis oleh Phisgoc, nomor beregu akan mulai dipertandingkan lebih dulu dan perebutan medali dimulai dari babak perempat final. Tim bulu tangkis beregu putri Indonesia akan ditantang oleh Vietnam.

Cabang lain yang juga bertanding mulai hari pertama dan berpeluang mendapatkan emas ialah tim angkat besi dan timnas tenis Indonesia yang diisi petenis unggulan Aldila Sutjiadi/Christopher Rungkat.

Menurut Komandan Kontingen (CdM) Indonesia Harry Warganegara, cabang olahraga lainnya yang berpotensi mempersembahkan medali emas ialah atletik, panahan, tinju, taekwondo, wushu, dan catur. (Des/AFP/X-11)

BERITA TERKAIT