30 November 2019, 23:10 WIB

BPIP : Karakter Generasi Milenial harus Bisa Menerima Keragaman


Syarief Oebaidillah | Politik dan Hukum

Dok. BPIP
 Dok. BPIP
Penyelenggaraan pelatihan organisasi keagamaan pemuda oleh BPIP

KEDEPUTIAN Bidang Pendidikan dan Pelatihan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Ideologi Pancasila Bagi Organisasi Keagamaan dan Kepemudaan di Bandung, Jawa barat, 27 November-1 Desember.

Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Baby Siti Salamah mengatakan, acara tersebut digelar untuk membangun hubungan baik antaragama dan membentuk karakter generasi muda Indonesia.

"Acara pendidikan dan pelatihan ini bertujuan untuk menjalin hubungan baik antarorganisasi keagamaan yang akan memperkuat antar umat beragama. Selain itu, juga untuk membentuk karakter generasi muda," Jelasnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/11).

Direktur Penyelanggaraan Pendidikan dan Pelatihan BPIP Marsudi Sarwono berharap dengan adanya kegiatan ini peserta mampu memaknai, merefleksikan, dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

"Tujuan diadakannya kegiatan pendidikan dan pelatihan ini agar peserta mampu memaknai, merefleksikan dan menghargai nilai-nilai Pancasila serta mengimplementasikannya," ujar Marsudi.

Baca juga : Lembaga Negara belum Maksimal Sosialisasikan Nilai Pancasila

Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo yang sekaligus menjadi pembicara dalam kegiatan ini menjelaskan, pemuda di era sekarang  menjadi generasi milenial yang sesungguhnya.

"Generasi milenial sesungguhnya adalah generasi yang mampu menerima dan melintasi keetnisan, kesukuan, keagaman,serta kemajemukan lainnya dengan penuh persatuan dan kerukunan," tegas Romo Benny.

Selain itu, Romo Benny menegaskan, organisasi masyarakat dan komunitas dalam melakukan kegiatan keorganisasian dan praktik lainnya harus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila.

"Harus mengaktualisasikan Pancasila untuk memperkuat persatuan,menerima kemajemukan, gotong royong, menciptakan relasi, dan kerukunan," tegas Romo Benny.

Sebagai penutup Romo Benny mengingatkan, generasi milenial harus bisa menggunakan kemajuan teknologi untuk membangun inovasi dab kreasi yang membangun ide gagasan kesadaran yaitu nasionalisme. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT