30 November 2019, 07:55 WIB

Emisi CO2 akibat Pemain Sepak Bola


Daily Sabah/Hym/X-11 | Humaniora

Duta
 Duta
Ilustrasi

PERJALANAN pesawat udara oleh 20 pemain sepak bola terbaik dunia yang dinominasikan untuk penghargaan Ballon d’Or 2019 ternyata menghasilkan dampak negatif, yakni munculnya 505 ton emisi karbon dioksida (CO2).

Peneliti perubahan iklim, Andrew Welfle dari University of Manchester, Inggris, mengatakan FIFA, Liga Premier, dan tim-tim sepak bola harus ikut memerangi perubahan iklim dengan membatasi perjalanan udara dan menemukan metode alternatif bagi pemain yang sering terbang untuk mengurangi emisi CO2.

Menurut penelitiannya, 40 ton emisi CO2 akan setara dengan dampak negatif dari perilaku membakar sekitar 44.000 pon batu bara.

Jarak perjalanan udara terbanyak dilakukan pemain klub Paris Saint-Germain Marquinhos (110.787 kilometer), diikuti pemain Liverpool Roberto Firmino (97.907 kilometer) dan pemain ­Tottenham Hotspur Son Heung-min (88.289 kilometer).

Sementara itu, kandidat kuat peraih Ballon d’Or, Lionel Messi (Barcelona) dan Virgil van Dijk (Liverpool), juga bertanggung jawab atas 20,9 ton dan 16,5 ton emisi CO2. (Daily Sabah/Hym/X-11)

BERITA TERKAIT