29 November 2019, 21:28 WIB

Filipina Gelar Operasi Militer bebaskan Tiga Nelayan Indonesia


Tri Subarkah | Internasional

AFP/Nickee Butlangan
 AFP/Nickee Butlangan
Miiliter Filipina di Jolo, Filipina yang jado lokasi miliki Abu Sayyaf

TIGA warga negara Indonesia hingga kini masih disandera oleh kelompok teroris Filipina, Abbu Sayyaf. Pemerintah melalui KBRI Filipina masih berupaya untuk membebaskan ketiganya yang berprofesi sebagai nelayan itu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra bahkan menyebut pembebasan ketiganya dilakukan pemerintah Filipina lewat operasi militer.

"Saat ini pemerintah Filipina mengedepankan operasi militernya sedang berupaya keras untuk melakukan pembebasan ketiga sandra tersebut," kata Asep di Mabes Polri, Jumat (29/11).

Asep mengatakan pihak KBRI terus melakukan koordinasi dengan pemerintah Filipina agar ketiganya dapat segera bebas.

Baca juga : Kemenlu Benarkan Tiga Nelayan WNI Disandera Abu Sayyaf

"KBRI kita di filipina terus mengupdate dan juga berkoordinasi dengan pemerintahan Filipina untuk segera kiranya dapat membebaskan 3 WNI yang saat ini sedang penyandraan kelompok Abu Sayyaf," papar Asep.

Sebelumnya, ketiga nelayan tersebut ditangkap saat sedang berada di atas kapal pukat nelayan yang terdaftar di Sandakan, perairan Tambisan, Malaysia.

Ketiganya kemudian dibawa kelompok Abu Sayyaf ke markasnya yang terletak di selatan Filipina. Kelompok Abu Sayyaf meminta uang tebusan sebesar 30 juta Peso atau setara dengan Rp8,3 miliar. (OL-7)

BERITA TERKAIT