29 November 2019, 14:55 WIB

Jokowi Ajak Dua Staf Khusus Milenial Kunjungan Kerja


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

MI/Akmal Fauzi
 MI/Akmal Fauzi
Presiden Jokowi (ketiga dari kanan) mengajak dua staf khusus milenialnya dalam kunjungan kerja ke Subang, Jawa Barat.

ADA yang berbeda dalam kunjungan kerja Presiden Joko Widodo kali ini. Saat berkunjung ke Subang, Jawa Barat, Jumat (29/11), Jokowi mengajak dua staf khusus milenial, Putri Indahsari Tanjung dan Andi Taufan Garuda Putra.

Jokowi mengatakan, ia sengaja membawa dua staf khusus milenialnya terutama untuk melihat program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

"Iya ini staf khusus Mbak Putri sama Mas Taufan nanti memang terutama mau saya tunjukkan Mekaar," kata Presiden Jokowi kepada awak media di Pelabuhan Patimban, Jum’at (29/11).

Baca juga: Staf Khusus Presiden Harus Mempengaruhi Kebijakan Presiden

Presiden menjelaskan, ada sekitar 5,8 juta nasabah yang mengikuti program Mekaar binaan Permodalan Nasional Madani (PNM). Dari jumlah itu, hampir 99% adalah kaum perempuan.

Dengan membawa serta dua staf khusus muda, Presiden ingin memperlihatkan kondisi di lapangan. Tujuannya agar keduanya bisa memahami sebelum membuat terobosan-terobosan baru, misalnya dalam hal teknologi finansial.

"Nah, nanti kalau lapangannya sudah dilihat, proses-proses berkaitan dengan apa yang bisa dikerjakan, misalnya dengan sentuhan fintech, sentuhan kemasan, sentuhan desain, mengangkat brand-nya seperti apa, itu yang mau kita kerjakan. Tapi paling tidak lapangannya ini, anak muda ini biar tahu," jelasnya.

Saat ditanya oleh awak media soal lima staf khusus milenial lainnya, Jokowi menjelaskan bahwa setiap staf khusus memiliki bidang keahlian yang berbeda-beda.

"Ya nanti, kan bidangnya beda-beda. Ini kan jago-jagonya di fintech, di UMKM, sehingga juga Menteri UMKM kita ikutkan. Karena 5,8 juta (nasabah) yang sudah kita berikan. Target kita nanti di atas 10 juta nasabah," ujarnya.

Untuk diketahui, saat memperkenalkan 7 staf khusus dari kalangan milenial pada Kamis, 21 November 2019 lalu, Presiden menjelaskan bahwa Putri Indahsari Tanjung merupakan lulusan Academy of Art di San Fransisco, Amerika Serikat. Putri juga merupakan CEO Creativepreneur Event Creator dan CBO Kreavi.

Sementara Andi Taufan Garuda Putra yang berusia 32 tahun merupakan lulusan Harvard Kennedy School. Ia dikenal bergerak di dunia entrepreneur dan banyak meraih pengharggan atas inovasinya, termasuk atas kepeduliannya, terhadap sektor-sektor UMKM. Ia juga merupakan CEO salah satu lembaga keuangan mikro PT Amartha. (Mal/A-3)

BERITA TERKAIT