28 November 2019, 21:25 WIB

ASN Ingin Ikut Reuni 212, Wamenag : Dahulukan Kewajiban Kerjanya


Zubaidah Hanum | Politik dan Hukum

Antara/Sigid Kurniawan
 Antara/Sigid Kurniawan
Momen Reuni 212 pada 2018 silam

KEMENTERIAN Agama memperslakan massa aksi Reuni 212 untuk menggelar aksinya du kawasan Monumen Nasional (Monas), Senin, 2 Desember mendatang. Namun, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid meminta kepada Aparatur Sipil Negara yang ingin ikut aksi itu, untuk mendahulukan kewajibannya bekerja.

"Karena pelaksanaan 212 hari kerja dan bagi ASN bekerja itu hukumnya wajib, maka sesuatu yang wajib tidak bisa diganti dengan yang mubah. Jadi bagi ASN wajib mendahulukan pekerjaannya," kata Zainut dikutip dari laman resmi Kementerian Agama RI.

Zainut menilai Reuni 212 hukumnya Mubah, artinya boleh dikerjakan, boleh juga tidak dikerjakan.

Baca juga : Reuni 212 Jangan Timbulkan Keributan

"Tidak ada anjuran juga tidak ada larangan. Dilaksanakan tidak apa-apa, tidak dilaksanakan juga tidak berdosa. Namanya juga berkumpul dan bersilaturahmi," kata Zainut.

Di sisi lain, Menteri Agama Fachrul Razi meminta peserta Reuni 202 untuk menjaga ketertiban serta turut menjaga hal warga lainnya.

“Kita pesannya, supaya jaga ketertiban. Semua punya hak, termasuk rakyat yang lain punya hak untuk tidak terganggu,” pesan Menag. (OL-7)

BERITA TERKAIT