28 November 2019, 19:02 WIB

Wapres: Pemerintah Utamakan Dialog dalam Penyelesaian Papua


Emir Chairullah | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Tampilan layar Wakil Presiden Ma'ruf Amin

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan, pemerintah akan mengutamakan dialog dalam menyelesaikan konflik di Papua. Pemerintah akan terus menggunakan pendekatan yang soft untuk mengatasi problem di provinsi tersebut.

“Kita akan coba terus lakukan upaya-upaya pembangunan yang lebih soft, pendekatan sosial, keagamaan, demikian juga pendidikan, dengan melalui dialog-dialog,” kata Ma’ruf kepada wartawan di Kantor Wapres, hari ini.

Baca juga: Majelis Rakyat Papua tidak Setuju Pemekaran

Ma’ruf menegaskan, pada prinsipnya pemerintah tidak akan menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah Papua. “Kita hanya mencoba mengendalikan keadaan. Kalau kondisinya sudah kondusif (aparat keamanan) pasti ditarik,” ujarnya.

Mengenai pemekaran Papua, Wapres menjelaskan, pada prinsipnya pemerintah menganggap saat ini masih melakukan moratorium pemekaran. “Tidak ada pemekaran,” tegasnya.

Kalau pun ada rencana pemekaran Papua, hal tersebut harus disepakati dengan MRP. “Ini bukan baru. Kan sudah lama, yang berum direalisasikan. Ini rangka proses negoisasi,” pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT