28 November 2019, 16:44 WIB

Dana Desa Dimannfaatkan Untuk Pengembangan SDM di Babel


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

MI/Dwi Apriani
 MI/Dwi Apriani
Anggaran dana desa di Provinsi Bangka Belitung pada 2020 difokuskan pada pengembangan SDM.

KEPALA Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Alfiker Siringoringo mengatakan penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) 2020 lebih di fokuskan pada Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya tahun 2020, Provinsi Bangka Belitung mendapatkan ADD sebesar Rp321,7 miliar sedangkan tahun lalu hanya Rp309 miliar.

"Tahun 2019 penggunaan ADD difokuskan bagi pembangunan infrastktur. Ttetapi untuk tahun depan ADD itu difokuskan ke pengembangan SDM dan pemberdayaan masyarakat," kata Alfiker, Kamis (28/11/2019).

Ia mengaku kendati ADD 2020 difokuskan untuk SDM dan pemberdayaan masyarakat, bukan bearti pembangunan infrastruktur berhenti total.

"Tapi bukan berarti infrastruktur stop semua, yang jelas jangan lagi di infrastruktur. Rata-rata itu pembangunan pemberdayaan masyarakat, tergantung desanya. Kalau memang masih butuh infrastruktur ya bisa, yang penting sudah mulai bertransformasi ke pemberdayaan sumber daya manusia," jelasnya.

baca juga: Lamongan Berhasil Tekan Inflasi Hingga 1 Persen

Ia berharap, masyarakat di desa lebih diberdayakan dengan adanya dana desa ini, sehingga masyarakat desa tidak lagi ke kota untuk
mencari pekerjaan.

"Kita harapkan tidak ada lagi orang desa ke kota," imbuhnya.(OL-3)

 

BERITA TERKAIT