28 November 2019, 15:38 WIB

Jokowi Dorong Notaris Adaptif dengan Teknologi


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
 ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
 Presiden Joko Widodo memberikan pidato dalam acara pembukaan Kongres Notaris Dunia Ke-29 di Jakarta

PRESIDEN Joko Widodo mendorong aktivitas kenotarisan dapat beradaptasi dengan teknologi. Menurutnya, kecepatan pelayanan publik bisa dilakukan dengan teknologi.

“Misalnya kehadiran fisik bisa dilakukan dengan pemanfaatan teknologi, bisa video call, tanda tangan elektronik tanpa kehilangan bukti elektroniknya," kata Jokowi dalam Pembukaan Kongres Notaris Dunia ke-29 Tahun 2019, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (28/11).

Menurutnya, notaris harus bisa mengubah pola kerja lama ke baru. Kerja-kerja rutinitas juga harus ditinggalkan. Dengan begitu, Indonesia bisa berlari cepat dan bersaing dengan negara lain.

“Saya paham teknologi berubah cepat, tapi kalau notaris tidak berubah maka akan tertinggal dan ditinggalkan klien-klien kita," ujar Kepala Negara.

Baca juga: Mempertahankan Notaris Latin Melalui Kongres Internasional

Untuk itu, lanjut Presiden, perkembangan dunia yang begitu cepat mengharuskan seluruh sektor bisa beradaptasi dengan teknologi digital. Jokowi berharap ada keputusan yang mampu menghadirkan terobosan-terobosan baru.

"Terobosan-terobosan baru, inovasi meningkatkan kualitas dan mengukuhkan notaris di era disrupsi ini," ungkapnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT