28 November 2019, 10:45 WIB

Demonstran Irak Bakar Konsulat Iran di Najaf


Fajar Nugraha | Internasional

AFP/Haidar HAMDANI
 AFP/Haidar HAMDANI
Demonstran membawa bendera Irak setelah membakar konsulat Iran di Kota Najaf.

DEMONSTRAN antipemerintah membakar gedung konsulat Iran di Irak, Rabu (27/11). Mereka bahkan mengibarkan bendera Irak di kompleks bangunan itu.

Sementara enam pengunjuk rasa terbunuh oleh pasukan keamanan yang menembakkan peluru secara langsung di tengah kekerasan yang sedang berlangsung.

Para pengunjuk rasa menghancurkan konsulat Iran di Kota Suci Najaf pada malam hari. Najaf dikenal sebagai kota utama yang memegang otoritas keagamaan Syiah negara itu.

“Paling tidak 33 orang terluka ketika polisi menembakkan amunisi untuk mengusir mereka memasuki gedung,” kata seorang pejabat polisi, seperti dikutip Al Arabiya, Kamis (28/11).

Pihak berwenang menerapkan jam malam di Najaf setelah insiden itu. Sedangkan staf Konsulat Iran dilaporkan tidak ada yang terluka dan mereka melarikan diri dari pintu belakang.

Baca juga: Demonstrasi Iran Dilaporkan Tewaskan 143 Orang

Para demonstran menurunkan bendera Iran dari gedung konsulat dan mengibarkan bendera Irak.

Keamanan Irak awalnya merespons dengan menembaki para demonstran dan kemudian mundur bersama dengan korps diplomatik. Polisi telah memberlakukan jam malam sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Para pengunjuk rasa turun ke jalan pada 1 Oktober untuk mengecam korupsi pemerintah yang merajalela, layanan yang buruk dan meningkatnya pengaruh Iran dalam urusan negara Irak. Setidaknya 350 orang telah tewas sejak kerusuhan dimulai. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT