28 November 2019, 08:05 WIB

Warga Ingin Adnan Pimpin Gowa Lagi


Lina Herlina | Nusantara

MI/Lina Herlina
 MI/Lina Herlina
Survei LSI: Warga Ingin Adnan Kembali Memimpin Gowa

MAYORITAS masyarakat Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menyatakan puas terhadap kinerja Bupati Adnan Purichta Ichsan dan menginginkan ia kembali menjadi bupati di periode pemerintahan selanjutnya.

Demikian hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) terkait dengan persepsi masyarakat terhadap pemerintahan di Kabupaten Gowa. Gowa ialah salah satu dari 12 kabupaten dan kota yang akan menggelar pilkada pada September 2020.

Survei dilakukan LSI pada periode 14-19 Oktober 2019 dengan melibatkan 880 responden berusia antara 17 hingga 55 tahun. Mereka tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Gowa. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan metode multistage random sampling.

Hasil survei menunjukkan 83,75% masyarakat menyatakan sangat puas terhadap kinerja Adnan. Selain itu, 80,68% masyarakat menilai pemerintahan Adnan sangat berhasil.

Bahkan, menurut peneliti LSI Haerul Aman, pada survei yang memiliki tingkat kepercayan 95% dan margin of error 3,37% tersebut, masyarakat Gowa sangat puas atas kinerja pemerintahan Adnan dalam mengatasi berbagai masalah umum.

"Ada 80% lebih responden yang mengaku puas dalam penanganan masalah keamanan, pelayanan pendidikan, serta layanan kesehatan. Masyarakat juga mengapresiasi dengan kinerja pemerintah pada persoalan administrasi publik, penegakan hukum, kebersihan, dan tata kota, dengan tingkat kepuasan di atas 60%," urai Haerul.

Pada survei bertajuk Matahari Tunggal dari Gowa, Empat Tahun Pemerintahan Adnan Purichta Ichsan, ada lima program Pemerintah Kabupaten Gowa yang dianggap berhasil oleh masyarakat. Di antaranya, di bidang kesehatan yakni layanan kesehatan gratis dan proyek pembangunan puskesmas rawat inap. Lalu pembangunan fisik Masjid Agung Syekh Yusuf dan Syekh Yusuf Discovery, program pariwisata Beautiful Malino, dan sistem kelas tuntas berkelanjutan.

"Hasil riset terkait dengan tingkat kepuasan dan keberhasilan kinerja Adnan menjadikannya sosok yang sangat kuat untuk dipilih kembali, karena menunjukkan bahwa sebesar 71,82% masyarakat menginginkan Adnan kembali menjabat sebagai bupati di periode pemerintahan selanjutnya," lanjut Haerul.

Pada survei LSI yang mere-kam elektabilitas 12 kemungkinan kandidat dan ramai dibicarakan di Gowa sebagai kandidat bupati, Adnan memperoleh tingkat elektabilitas tertinggi, yaitu 60,11%. Hasil tersebut jauh melampaui kandidat pesainnya, yakni Amir Uskara yang memperoleh hasil 10,11%.

Penulis dan tokoh pemuda Fahd Pahdepie memuji Adnan yang mendapat apresiasi positif dari masyarakat setelah terpilih pertama kali sebagai bupati pada usia 29 tahun. Menurut Fahd, Adnan merupakan salah satu contoh nyata bahwa anak muda bisa memimpin masyarakat dan berhasil menjalankannya.

Diawasi masyarakat

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surakarta, Jawa Tengah, akan mengoptimalkan model pengawasan berbasis masyarakat pada Pilkada 2020, karena diyakini lebih efektif. Ketua Bawaslu Kota Surakarta Budi Wahyono mengatakan, upaya tersebut diawali dengan membentuk kampung antimoney politik di Kecamatan Laweyan, dan kampung pengawasan partisipasi di Kecamatan Jebres.

"Setiap kecamatan ada tiga kampung yang menjadi percontohan," katanya, kemarin. (FR/JS/BB/RF/N-1)

BERITA TERKAIT