25 November 2019, 10:00 WIB

15 Ribu Anak dari Usia 6-14 Tahun Ikuti EF Spelling Bee 2019


mediaindonesia.com | Humaniora

Istimewa
 Istimewa
Para peserta yang meraih penghargaan kompetisi EF Spelling Bee 2019 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (24/11).

SEBAGAI bentuk komitmen untuk turut serta memajukan pendidikan di Indonesia, EF English Centers for Kids & Teens kembali mengadakan EF Spelling Bee 2019, sebuah kompetisi yang menguji kecakapan para peserta dalam mengingat dan mengeja kata dalam bahasa Inggris.

Pertama diadakan pada 2003 silam lalu, EF Spelling Bee kini menjadi salah satu ajang perlombaan mengeja dalam bahasa Inggris terbesar dan paling bergengsi di Indonesia, terbukti dengan banyaknya jumlah peserta yang turut berpartisipasi pada perhelatan tahun ini.

Erditya Arfah, Marketing Director EF English Centers for Kids & Teens mengatakan,“Antusiasme pada kompetisi tahun ini sangat luar biasa.Terbukti dengan lebih dari 15 ribu peserta berusia 6 tahun hingga 14 tahun telah berpartisipasi dalam kompetisi tingkat regional beberapa minggu lalu.”

Sebelum masuk kompetisi tingkat nasional, seluruh peserta EF Spelling Bee 2019 harus mengikuti tahap kualifikasi yang dilakukan secara serentak di 34 kota di Indonesia. Kurang lebih 700 peserta yang lolos pada tahap kualifikasi dibagi menjadi empat grup yakni Grup A (kelas 1-2 SD). Grup B (kelas 3-4 SD), Grup C (kelas 5-6 SD), dan Grup D (kelas 1-3 SMP).

Masing-masing grup ini pun kembali harus melewati tahap pra-eliminasi yang dilaksanakan di hari yang sama dengan babak grand final, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (24/11).

Ketrampilan bahasa Inggris penting

Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Dr.Agus Salim,Msi mengatakan,“Kita tidak dapat menyangkal fakta bahwa keterampilan berbahasa Inggris adalah salah satu keterampilan paling penting yang dibutuhkan anak-anak saat ini.”

“Karena mereka harus mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan tentunya akan membawa mereka jauh dalam kehidupan di masa depan. Hal tersebut juga akan memberi mereka peluang lebih baik dalam konteks pergaulan secara global,” sambut Agus saat membuka gelaran kompetisi nasional EF Spelling Bee 2019.

Spelling Bee sendiri adalah sebuah kompetisi yang menguji kemampuan literasi dan kecakapan peserta dalam mengeja sebuah kata. Dalam kompetisi ini, para peserta secara tidak langsung dibawa dalam sebuah proses belajar yang berkesinambungan, baik dalam hal peningkatan kemampuan eja dan literasi, maupun membangun kepercayaan diri.

Proses pembelajaran dan kemampuan dalam mengeja kata adalah hal yang sangat penting dalam peningkatan kemampuan bahasa Inggris secara umum.

Hal ini didukung oleh penelitian bertajuk, Understanding Spelling oleh O’Sullivan and Thomas (2007) yang menyebutkan bahwa kemampuan mengeja anak berkaitan erat dengan kemampuannya dalam memahami bahasa dan kecenderungan untuk memiliki minat membaca.

Erditya juga mengungkapkan bahwa level kompetisi yang ditunjukkan pada tahun ini pun dapat dikatakan lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menjadi indikasi bahwa tingkatan kemampuan bahasa Inggris anak-anak Indonesia kerap meningkat setiap tahunnya.

Berikut ini hasil data kemenangan EF Spelling Bee 2019 dengan juara dari masing-masing grup. Grup A, juara pertama Emmanuella heona (Bali), kedua Mikhael Sumanti (Manado), dan ketiga  Jaden Lianto  (Kupang).Grup B, juara pertama Theo Magia (Bogor), Andante Ervanth (Pamulang), dan Maximilian Owen, H (Kelapa Gading).

Sementara itu, Grup C, juara pertama Audrey Effendi (Puri Indah), kedua Arda Achmad.S (Pamulang), dan ketiga Liemas Owen, S  (Cimahi). Grup D, juara pertama Sharon Richietta (BSD),  kedua Wisnupradhana I. Bhagaskoro (Malang), dan Muh. Dustin Hazeldo Tolle (Malang).

“Kami berharap, EF Spelling Bee 2019 dapat menjadi motivasi bagi anak-anak Indonesia untuk meningkatkan kemampuan mengeja kata dan mengembangkan literasi dalam bahasa Inggris,” pungkas Erditya. (OL-09)

BERITA TERKAIT