27 November 2019, 15:50 WIB

Kemendag Soroti Harga Telur Ayam dan Daging yang Naik di Jakarta


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

ANTARA FOTO/Arnas Padda
 ANTARA FOTO/Arnas Padda
Harga telur naik di beberapa pasar Jakarta

INSPEKTUR Jenderal Kementerian Perdagangan Srie Agustina menemui Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah dalam rangka rapat koordinasi menjaga stok dan stabilitas harga bahan pokok jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Pihaknya menyoroti di DKI Jakarta ditemukan harga bahan pokok yang naik di 12 pasar.

"Kemarin dan hari ini kita lakukan pemantauan, yaitu telor ayam, daging ayam dan cabai merah (naik harganya). Artinya, ini yang terus kita waspadai," kata Srie di Gedung Balai Kota, Jakarta, Rabu (27/11).

Srie menjelaskan untuk harga daging ayam yang sebelumnya Rp30 ribu naik menjadi Rp34.175. Lalu, harga telur ayam yang semula Rp23 ribu menjadi Rp24 ribu.

"(Harganya) relatif naik sedikit, yang lain juga relatif (naik). Pasokan itu cukup dan tersedia dengan baik," ucap Srie.

Srie meminta Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) untuk melakukan antisipasi dan memasok kebutuhan agar harga-harga bahan pokok stabil.

Baca juga: Kemendag Pantau Bahan Pokok di Pasar

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah di 15 dari 34 provinsi. Kelima belas provinsi tersebut paling banyak memasok bahan pokok saat perayaan natal dan tahun baru.

"Dari pantauan yang terus kita lakukan, dari 15 provinsi ada beberapa yang sudah kita datangi dan lakukan rapat koordinasi. Pada intinya harga kebutuhan pokok itu relatif stabil.Tapi, memang untuk DKI kami melakukan pemantauan di 12 pasar. Ini yang kelihatan harga sedikit naik," tutur Srie.

Sementara itu, menurut Sekda DKI Saefullah, dalam rapat koordinasi tersebut juga disoroti soal kenaikan harga bawang merah. Mengingat musim kemarau yang panjang, stok bawang merah perlu menjadi catatan khusus bagi DKI.

"Ya intinya kesimpulan rapat tadi seluruh kebutuhan pokok untuk kepentingan natal dan tahun baru kita sudah siapkan stoknya. Sudah aman dan kita akan kendalikan harganya untuk semua kebutuhan bahan pokok. Tadi catatannya hanya bawang merah yang perlu perhatian khusus mengingat ini cukup panjang kemarau," ungkap Saefullah.(OL-5)

BERITA TERKAIT