27 November 2019, 13:19 WIB

Menkeu: Visi Ciputra tidak Sekadar Keuntungan


M Ilham Ramadhan Avisena | Humaniora

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
 MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
Menkeu Sri Mulyani

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan duka cita mendalam atas meninggalnya tokoh properti nasional Ciputra, Rabu (27/11) pukul 01.05 waktu Singapura.

Ani, sapaan karib Sri Mulyani, mengaku baru mengetahui berita duka itu dari awak media.

"Saya malah belum dengar. Sedih banget ya. Pak Ciputra kan seorang tokoh ya, kalau buat saya pribadi karya-karya dia untuk membangun permukiman selalu dengan satu visi, tidak hanya sekadar profit, tapi dia juga komit terhadap lingkungan, detail, saya lihat di beberapa tempat," tutur Ani saat ditemui di Universitas Indonesia, Depok, Rabu (27/11).

Ani mengutarakan Indonesia kehilangan sosok pecinta seni sekaligus pengusaha yang tidak saja mengejar keuntungan, melainkan mengedepankan sisi kemanusiaan.

"Saya rasa kita kehilangan tokoh yang memiliki pemikiran mengenai bagaimana bisa create bisnis tapi pada saat yang sama juga memanusiawikan ciptaannya itu," tuturnya.

"Ada beberapa event di mana kita bersama, saya juga sangat mengagumi hasil karyanya dia," pungkas Ani.

Baca juga: Awali Munas, Anggota REI Heningkan Cipta Kenang Ciputra

Sebelumnya, kabar meninggalnya pria kelahiran 24 Agustus 1931 itu datang dari pesan singkat yang beredar. Ciputra yang akrab disapa Pak Ci merupakan insinyur yang terkenal dengan bisnis properti di Indonesia. Bisnis propertinya yang tergabung dalam Jaya Group, Metropolitan Group dan Ciputra Group cukup sukses.

Ia juga seorang filantropis dan terjun ke dunia pendidikan dengan mendirikan sekolah dan Universitas Ciputra.  Ciputra menikah dengan Dian Sumeler dan memiliki empat anak yakni Rina Ciputra Sastrawinata, Junita Ciputra, Cakra Ciputra dan Candra Ciputra.

Ciputra juga dikenal sebagai sosok penyebar kewirausahaan di Indonesia. Dalam setiap kesempatan, ia selalu menanamkan pentingnya kewirausahaan untuk membuat bangsa Indonesia maju.

Kiprah Ciputra diapresiasi oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan memberikan dua rekor kepada Ciputra, yakni sebagai wirausahawan peraih penghargaan terbanyak di berbagai bidang dan penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan kepada dosen terbanyak.

Berdasarkan informasi yang diterima, Pak Ci akan disemayamkam di Indonesia dan jadwal pemakamannya akan diberitahukan lebih lanjut setelah jenazah tiba di Jakarta.(OL-5)

BERITA TERKAIT