27 November 2019, 13:01 WIB

Awali Munas, Anggota REI Heningkan Cipta Kenang Ciputra


Faustinus Nua | Ekonomi

MI/Moh Irfan
 MI/Moh Irfan
Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata

PERSATUAN perusahaan real estate atau Real Estat Indonesia (REI) menyelenggarakan musyawarah nasional (Munas) ke XVI hari ini, Rabu (27/11). Sebelum memulai munas, semua anggota REI diajak mengheningkan cipta mengenang salah satu pendirinya Ciputra yang meninggal dini hari tadi.

Selain mengheningkan cipta, para anggota dan pengurus REI juga mengucapkan doa dan bela sungkawa atas meninggalnya founder mereka.

"Pada hari ini kami sedang berduka, kami kehilangan sosok founder. Kami keluarga besar REI menghaturkan duka cita yang mendalam kepada dua tokoh perumahan, pertama bapak Yusuf Asy'ari dan bapak Ciputra yang merupakan salah satu pendiri dari organisasi REI. Semoga mendapat tempat yang baik di sisi Tuhan," kata Ketua Penyelenggara Munas REI XVI, Djoko Slamet Utomo dalam pembukaan Munas REI XVI, di Jakarta, Rabu (27/11).

Sementara itu, Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata mengungkapkan Ciputra merupakan founding father REI. Sosok Ciputra merupakan panutan bagi anggota atau pengusaha properti lainnya.

"Beliau adalah ketua REI pertama dan beliau adalah Presiden real estate dunia pertama dari Indonesia. Beliau telah mengajarkan banyak hal terutama dengan industri properti," ungkapnya.

Baca juga: Keluarga Besar Ancol Sangat Kehilangan Ciputra

Soelaeman menambahkan sosok Ciputra sebagai orang pertama yang meletakan platform dasar menjadi pengusaha properti, menjadi investor di bidang real estate, termasuk bagaimana menjaga kualitas bangunan.

"Dan yang sering beliau sampaikan, seorang developer adalah mengubah sampah menjadi emas, sesuatu yang tidak bernilai diubah menjadi sangat bernilai dan bermanfaat untuk orang banyak termasuk lapangan kerja, pertumbuhan ekokomi dan lain-lain," tambahnya.

Hal tersebut, lanjutnya, selalu digaungkan Ciputra kepada seluruh developer. Semua itu menjadi panutan bagi semua developer di Indoensia.

"Saya kira secara knowledge, secara bisnis dan secara perilaku bagaimana seorang developer bekerja, bertata krama itu menjadi panutan kita semua," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Chairman dan Founder Ciputra Group, Ciputra, meninggal dunia di Singapura, Rabu (27/11) dini hari. Almarhum tutup usia di umur 88 tahun.

Ciputra meninggal di Gleneagles Hospital Singapore pada 27 November 2019 pukul 01.05 waktu Singapura. Jenazah Ciputra saat ini masih berada di Singapura dan rencananya akan dipulangkan dalam satu hingga dua hari ke depan. (OL-5)

BERITA TERKAIT