27 November 2019, 08:24 WIB

Kesbangpol Pidie Sosialisi Bahaya Radikalisme ke Ulama


Amuruddin Abdullah Reubee | Nusantara

MI/Amuruddin Abdullah Reubee
 MI/Amuruddin Abdullah Reubee
Kepala Kesbangpol Kabupaten Pidie, Zulfikar Yacob saat memberikan penyuluhan bahaya radikalisme, Rabu (27/11/2019).

PEMKAB Pidie, Provinsi Aceh, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat menggelar sosialisasi penyuluhan hukum tentang bahaya radikalisme dan terorisme bagi masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mencegah timbulnya radikalime dan bahaya terorisme.

Penyuluhan hukum berlangsung Rabu (27/11/2019) di aula Kampus Darul Husada Sigli, dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai unsur, antara lain pimpinan pesantren, anggota majelis permusyawaratan ulama dan santri. Lalu ada juga mewakili pemuda seperti KNPI, HMI, mahasiswa dari Perguruan tinggi Al-Hilal Sigli, Bema Universitas Jabal Ghafur, tokoh masyatakat, tokoh perempuan dan unsur pemerintah.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Pidie, Zulfikar Yacob mengatakan pihaknya terus berupaya mencegah timbulnya upaya memecah belah masyarakat atau aktivitas ilegal yang merusak kedaulatan bangsa. Dikatakan Zulfikar, kejahatan terorisme telah menyita perhatian dunia internasional. Pasalnya tindakan para pelakunya yang tidak berperi kemanusiaan itu telah menghilangkan banyak korban jiwa.

baca juga: Kereta Cepat Membuat Siswa Menderita

Ia juga khawatir dengan berkembangnya paham radikal yang bermuara kepada perbuatan teror dan merongrong kedaulatan bangsa.

"Melalui penyuluhan ini diharapkan menjadi pencerahan kepada tokoh masyarakat dan pemuda dan kalangan perempuan, " tutur Zulfikar Yacob. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT