27 November 2019, 07:30 WIB

Perhutanan di Kawasan Gambut Diintensifkan


(Ind/H-1) | Humaniora

Dok . KLHK
 Dok . KLHK
 Bambang dalam acara temu media terkait penyelenggaraan Festival Perhutanan Sosial Nasional (Pesona) yang diselenggarakan di Kementerian LHK

TARGET distribusi perhutanan sosial untuk kawasan gambut mulai diintensifkan pada akhir 2019 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hal itu dilakukan menindaklanjuti Peraturan Menteri LHK No. 37/2019 tentang Perhutanan Sosial pada Ekosistem Gambut yang sudah diundangkan pada 31 Juli 2019.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Bambang Supriyanto mengatakan selama ini pemerintah sangat hati-hati dalam pemberian izin pengelolaan perhutanan sosial di kawasan ekosistem gambut. "Di ekosistem gambut ada banyak stok karbon sehingga dalam memberikan izin harus berdasarkan peta kesatuan hidrologis gambut untuk memastikan fungsi ekologis dan model bisnisnya sesuai," ucap Bambang dalam acara temu media terkait penyelenggaraan Festival Perhutanan Sosial Nasional (Pesona) yang diselenggarakan di Kementerian LHK, di Jakarta.

Oleh karena itu, menurut Bambang, dari lima skema perhutanan sosial yang akan dijalankan, model bisnis yang diterapkan di kawasan ekosistem gambut bukan kayu seperti Hutan Tanaman Rakyat sebab ekosistem gambut harus basah. Skema yang dapat diterapkan antara lain Hutan Desa, Kemitraan bersama, ataupun hutan adat.(Ind/H-1)

BERITA TERKAIT