27 November 2019, 07:20 WIB

RI Layak Jadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Islam


(Iam/H-1) | Humaniora

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
 ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Wakil Presiden Ma'ruf Amin berpidato saat acara Pertemuan Pakar Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Jakarta, Selasa (26/11/2

WAKIL Presiden Kiai Ma'ruf Amin menilai bahwa Indonesia layak menjadi tempat rujukan bagi pengembangan ilmu pengetahuan Islam. "Indonesia merupakan negara muslim terbesar dan salah satu negara demokrasi terbesar di dunia sehingga pantas menjadi rujukan," kata Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan di Expert Meeting Indonesia International Islamic University (UIII) di Jakarta, kemarin.

Wapres menilai seluruh kekayaan dan pengalaman perjalanan Islam di Indonesia turut berkontribusi terhadap persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadikan Indonesia sebagai negara demokrasi dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia. Untuk itu dibutuhkan pusat penelitian dan ilmu pengetahuan yang berkualitas. Salah satunya dibentuk perguruan tinggi Islam unggulan, yakni Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

"UIII juga diharapkan menjadi pusat penyebaran kebudayaan dan peradaban Islam yang modern, toleran, dan berkemajuan. Saya mengharapkan agar kajian Islam yang dimaksud dapat menggabungkan dua bentuk kajian Islam, yakni penguasaan ilmu-ilmu agama Islam yang juga disebut kajian normatif, dan pengkajian atau penelitian pada masyarakat Islam yang juga disebut kajian empiris," tutupnya.(Iam/H-1)

BERITA TERKAIT