27 November 2019, 05:20 WIB

Garuda Tidak Naikan Harga Tiket di Akhir Tahun


(Van/E-1) | Ekonomi

 ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp.
  ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp.
Direktur Niaga PT. Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah 

PT Garuda Indonesia (persero) memastikan tidak ada kenaikan harga tiket pesawat di dua momen akhir tahun yakni Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hal itu disampaikan Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah.

"Kami sampaikan tak ada kenaikan harga selama nataru (natal dan tahun baru) maksimum di TBA (tarif batas atas)," kata dia dalam acara Ngobrol Pagi (Ngopi) BUMN, di Jakarta,kemarin.

Dijelaskannya lebih lanjut, periode Nataru merupakan masa sibuk dengan peningkatan jumlah penumpang yang cukup tinggi. Namun pihaknya tetap mematuhi aturan pemerintah untuk tidak menaikan harga tiket apalagi melebihi TBA yang ditetapkan.

Garuda, lanjutnya akan tetap berkomitmen menggunakan tarif normal seperti pada periode biasanya. Apabila sewaktu-waktu terjadi kenaikan harga pun tidak akan signifikan karena pihaknya menentukan harga tiket bersama pemerintah. Akan tetapi Fikri juga mengingatkan bahwa ada komponen lain yang bisa mempengaruhi harga tiket secara umum seperti airport tax, asuransi dan tamabahan lainnya.

"Misalnya Jakarta-Jogja tiketnya Rp800 ribu-an, di terminal 3 airport tax Rp130 ribu, ppn 10% dan iuran asuransi 50 ribu. Jadi harganya bisa Rp1 juta lebih," tuturnya.

Dia juga mengingatkan proses pembelian tiket secara online dengan titik transit yang banyak bisa membuat harga tiket justru menjadi sangat mahal. (Van/E-1)

BERITA TERKAIT