26 November 2019, 20:02 WIB

Kemendagri: Ormas akan Diberi Tiga Klasifikasi


M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
Massa di Surabaya menuntut pembubaran ormas radikal

MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian akan mengelompokkan organisasi kemasyarakatan (ormas). Hal itu dilakukan karena jumlah ormas saat ini mencapai 400 ribu ormas.

Nantinya ormas akan dibagi menjadi tiga klasifikasi. Mereka ialah, kelompok yang memberikan kritik kepada pemerintah, berkolaborasi dengan pemerintah, dan ormas yang diduga tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

"Dalam perjalanannya ada ormas yang positif, artinya mampu pararel mendorong. Selain mengkritik pemerintah tapi juga ada juga yang bisa berkolaborasi dengan pemerintah tanpa menghilangkan intervensinya," kata Tito di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (26/11).

Ia mengatakan, untuk kelompok yang diduga tidak mengamalkan nilai-nilai Pancasila akan diluruskan oleh Kemendagri dengan cara pendekatan ideologi atau komunikasi soft approach. Tidak menutup kemungkinan untuk memberikan sanksi administratif.

"Tapi ada ormas mungkin dia bukan hanya sekadar mengkritik, tapi membawa nilai-nilai tidak sesuai dengan nilai-nilai ke Indonesia misalnya ideologi Pancasila. Yang begini harus diluruskan, bisa dengan cara soft approach, pendekatan dialog komunikasi pada mereka, atau bisa juga menggunakan sanksi," ungkapnya.

Sanksi yang dimaksud ialah sanksi administratif, pembubaran ormas, hingga hukuman pidana bila jika melakukan perusahkan dan menggangu ketertiban umum.

"Sanksi administratifnya ya pembubaran, sanksi pidana kalau melakukan pidana pengrusakan segala macam ya kita tangkap proses hukum bahkan bisa dikenakan tindak pidana korporasi," tandasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT