26 November 2019, 23:40 WIB

Indonesia-Tanzania Perkuat Kerja Sama Bisnis


MI | Internasional

wikipedia
 wikipedia
 Dubes RI di Dar es Salaam, Ratlan Pardede

KBRI Dar es Salaam beberapa waktu lalu untuk kali pertama menyelenggarakan Indonesia-Tanzania Industrialization Forum di Dar es Salaam, Tanzania.

Program tersebut dihadiri oleh Menteri Negara Urusan Investasi Tanzania Angellah Mbelwa Kairuku, Wakil Ketua Partai Chama Cha Mapinduzi (partai berkuasa di Tanzania) Phillip Mangula, serta Zacchy Mbenna selaku Direktur Tanzania Private Sector Foundation.

Pertemuan tersebut juga dihadiri sekitar 22 delegasi dari Indonesia yang terdiri dari 10 perusahaan serta lebih dari 50 pengusaha Tanzania.

Forum ini bertujuan mempromosikan serta mendiskusikan penguatan kerja sama pengembangan industrialisasi antara Indonesia-Tanzania, khususnya melalui peningkatan kehadiran perusahaan-perusahaan Indonesia yang telah memiliki kapasitas industri yang kuat untuk mendukung pembangunan industri Tanzania.

Tanzania adalah negara dengan populasi cukup besar, tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi serta menjadi pintu masuk sejumlah negara di Afrika Timur. Terdapat peluang besar bagi perusahaan Indonesia untuk menggarap pasar tersebut,.

“Ide untuk forum ini berasal dari kunjungan saya ke 9 wilayah di Tanzania selama 2017-2018. Saya yakin Tanzania memiliki potensi besar untuk menjadi economic power house. Tentunya sangat wajar apabila Indonesia memanfaatkan peluang di Tanzania,” ungkap Dubes RI di Dar es Salaam, Ratlan Pardede.

Dubes juga menyampaikan sejumlah proyek industri dan infrastruktur yang telah berhasil disepakati dan dijalankan antara Indonesia dan Tanzania sejak ia mulai menjabat. “Tahun ini terdapat dua perusahaan Indonesia yang akan membuka pabrik di Dar es Salaam dan Pemba.
Tahun ini juga menandai permulaan baru signifikansi Indonesia di Tanzania dengan persetujuan Exim Bank Indonesia untuk mendanai pembangunan Liquid Gas Terminal di Zanzibar,” ujarnya.

Sementara itu, Angellah Mbelwa Kairuku menyambut baik forum ini karena dapat membuka peluang kerja sama lebih besar serta peningkatan investasi Indonesia ke Tanzania, khususnya di bidang agroprocessing dan pemrosesan daging.
Dalam forum ini juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman untuk kerjasama pengembangan budidaya dan pengolahan rumput laut. (RO/X-11)

BERITA TERKAIT