26 November 2019, 14:34 WIB

Hujan Deras, Picu Rekahan Tanah dan Longsor di Purbalingga


Lilik Darmawan | Nusantara

Antara
 Antara
Keretakan tanah

Hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya tanah longsor dan rekahan tanah di sejumlah tempat di Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng).

Longsor terjadi di Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu dan Desa Makam, Kecamatan Rembang yang terjadi pada Senin (25/11) sore.
Sementara di Desa Tanalum, Kecamatan Rembang terjadi rekahan tanah dan ancaman longsor.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Umar Fauzi mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya terkait bencana longsor yang ada di Purbalingga.

''Kami meminta  kepada masyarakat untuk waspada, terutama pada saat terjadi hujan deras di Purbalingga. Salah satunya yang perlu diantisipasi adalah rekahan tanah yang ada di Desa Tanalum. Rekahan tanah dengan kedalaman mencapai 30 sentimeter (cm). BPBD berusaha untuk menutup kembali rekahan tanah tersebut. Masih di Desa Tanalum, ada juga ancaman longsor, sehingga warga setempat harus meningkatkan kesiapsiagaan,'' jelasnya pada Selasa (26/11).

Selain rekahan tanah di Desa Tanalum, pada Senin sore telah terjadi longsor di Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu yang menyebabkan dua rumah mengalami kerusakan. Longsoran berasal dari talud dengan panjang 10 meter. Kerugian diperkirakan mencapai Rp25 juta. Pada pekan sebelumnya, longsor juga terjadi di Desa Makam, Kecamatan Rembang. Ada tiga rumah yang mengalami kerusakan akibat terkena longsoran.

Umar mengatakan pihaknya telah meminta kepada desa-desa yang rawan longsor untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan ronda dan pemantauan lingkungan, terutama pada saat hujan deras turun. (OL-11)

 

BERITA TERKAIT