26 November 2019, 10:45 WIB

Temanggung Jadi Sentra Penangkaran Benih Bawang Putih


Tosiani | Nusantara

MI/Tosiani
 MI/Tosiani
Pertanian bawang putih mulai dikembangkan di Temanggung sekitar 2017 di 11 kecamatan dengan kondisi geografis berupa dat

KABUPATEN Temanggung, Jawa Tengah saat ini menjadi sentra penangkaran benih bawang putih. Ketersediaan benih bawang putih di daerah ini mencapai sekitar 5.000 hektare, sehingga petani daerah lain mendapat suplai bawang putih dari Temanggung.

"Ketersediaan benih bawang putih dari Temanggung mencapai 5.000 an hektare. Ada 28 penangkar benih yang kita bina, namun yang aktif sekitar 20 penangkar," terang Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung, Masyrik Amin, Selasa (26/11/2019).

Pertanian bawang putih, kata Masyrik Amin, mulai dikembangkan di Temanggung sekitar 2017 di 11 kecamatan dengan kondisi geografis berupa dataran tinggi. Yakni Kecamatan Kledung, Parakan, Tretep, Ngadirejo, Candiroto, Wonoboyo, Tembarak, Selopampang, Kaloran, Kedu, dan Bansari.

Wilayah Kabupaten Temanggung mulai berkembang menjadi sentra penangkaran bawang putih sekitar 2018. Ada tiga jenis benih berkualitas bagus yang dikembangkan, yakni lumbu ijo, lumbu kuning, dan lumbu putih. Akan tetapi kualitas bawang lumbu ijo dan lumbu kuning dinilai lebih bagus sehingga banyak dikembangkan.

"Produksi total bawang bisa mencapai 7 sampai 10 ton per hektare. Setelah dipilih dan diseleksi, akan susut 70 persen sampai jadi benih kalau musim hujan. Namun volume susutnya hanya di kisaran 50-60 persen saat musim kemarau," kata Masyrik.

Selain untuk mencukupi kebutuhan lokal, benih bawang putih dari daerah ini dipasok ke daerah lain, seperti Palu, Jawa Barat, Jawa Timur, dan sentra bawang lain di Jawa Tengah seperti Boyolali dan Semarang. Luasan tanam bawang putih tahun 2017  mencapau 1120 hektare, dan luasan tanam tahun 2018 ada 1130 hektare. Adapun pada tahun 2019 ini luasan tanam bawang putih mencapai 690 hektare. Luasan tanam itu mendapat bantuan benih dari APBN.

Selain itu ada luasan tanam bawang 600 hektare yang merupakan bantuan dari importir. Serta luasan tanam yang merupakan swadaya petani mencapai 500-1000 hektare.

baca juga: Dua Napi Kabur Hingga Kini belum Dicari

"Untuk 690 hektare pada tahun ini baru akan mulai kita tanam secara serempak pada Desember. Sebab di Temanggung hujan belum merata," kata Masyrik.

Hal ini, kata Masyrik untuk mendukung upaya pemerintah mengembangkan daerah penyangga sentra benih. Selain Temanggung, daerah sentra benih bawang lainnya ada di Tegal, Tawangmangu, Magelang, Lombok Timur. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT