26 November 2019, 05:10 WIB

Hasil Persiapan Bikin Pede


(Ykb/R-3) | Olahraga

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.
 ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.
PELEPASAN TIMNAS VOLI PANTAI DAN INDOOR SEA GAMES 2019

MEMULAI latihan intensif sejak Juli tahun ini untuk menghadapi SEA Games 2019 di Filipina, tim voli putra Indonesia langsung tancap gas dengan merekrut pelatih voli asal Tiongkok, Li Quijang.

Li Quijang sempat melatih tim voli Indonesia pada 2007-2011 dan beberapa klub voli Tanah Air hingga 2014.

Terakhir, tim voli Indonesia bisa mendapatkan emas di SEA Games 2009 yang diselenggarakan di Laos ketika ditangani Quijang. Setelahnya, hanya medali perak yang bisa diraih skuad 'Merah Putih'.

Selain dengan mendatangkan pelatih baru, demi bisa meraih kejayaan lagi di Asia Tenggara, Tamtomo Putro dkk juga berangkat ke Iran untuk mengikuti Kejuaraan Asia Senior 2019 pada 10-22 September. Indonesia di akhir turnamen hanya berada di posisi ke-12, atau untuk level Asia Tenggara ada di bawah Thailand.

Tak hanya tim putra, tim voli putri juga mengikuti Kejuaraan Asia Bola Voli Putri 2019 di Seoul, Korea Selatan (Korsel), pada 15 Agustus.

Para Srikandi Indonesia sukses menembus babak delapan besar. Sayangnya, mereka gagal menembus semifinal di kejuaraan tersebut karena kalah di dua laga perempat final.

Kalau melihat hasil yang didapat dari seluruh uji coba, Ketua Umum Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia Imam Sudjarwo tak ragu menargetkan medali emas di SEA Games.

Namun, hanya tim voli putra yang dipatok target maksimal itu. Adapun untuk tim voli putri hanya medali perak.

Imam juga menargetkan medali emas dari tim voli pantai, baik putra maupun putri.

"Laporan para manajer, kesiapan atlet sudah 100%. Ditambah sudah ada data kekuatan calon lawan. Saya yakin bisa raih emas," kata Imam, kemarin. (Ykb/R-3)

BERITA TERKAIT