25 November 2019, 13:45 WIB

Kendala di Filipina tidak Pengaruhi Kontingen Indonesia


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

ANTARA/Sigid Kurniawan
 ANTARA/Sigid Kurniawan
CdM Indonesia di SEA Games 2019 Harry Warganegara

KOMANDAN Kontingen (CdM) Indonesia Harry Warganegara menegaskan bahwa pelbagai kendala yang dialami kontingen Indonesia tidak akan berpengaruh pada konsentrasi para atlet.

"Kalau menurut saya, tidak ada yang berpengaruh cukup pada konsentrasi kita. Kendala di awal itu biasa. Kita juga tahu rasanya sebagai tuan rumah," ujar Harry kepada Media Indonesia, Senin (25/11).

Sebelumnya, sejumlah kendala dialami sebagian atlet yang bertanding sebelum pembukaan di SEA Games 2019 Filipina. Pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu baru resmi dibuka pada Sabtu (30/11).

Kendala yang dialami mulai dari tidak adanya pasokan air minum dan kartu identitas yang masih belum dimiliki para atlet polo air dan wartawan Indonesia yang meliput di Filipina.

Baca juga: Polo Berkuda Langsung Telan Kekalahan Perdana di SEA Games 2019

Menurut Harry, pihaknya tidak bisa berbuat lebih karena panitia lokal juga sudah berusaha sekuat mungkin untuk mengurangi kendala yang ada.

"Masalah air minum yang tidak ada, ya tinggal beli. Mereka masih menunggu air minum dari vendor, sedangkan vendornya belum datang," ucap Harry.

Soal kartu identitas, Harry juga melihat permasalahan belum turunnya kartu identitas dikarenakan Phisgoc melakukan pengadaan melalui vendor.

"Kalau buat saya ini wajar, mereka di awal, opening saja belum. Jadi mereka juga ibaratnya belum start (mulai)," tutur Harry.

"Empar cabor dan kontingen Indonesia yang sudah di sini tidak ada masalah. Kartu identitas memang belum ada di polo air, tapi mereka tetap bisa masuk kamar, dan makan meski sudah tiga hari di sini," tambahnya.

Harry menambahkan, kontingen Indonesia yang ada di Filipina tidak usah takut mengenai kendala yang bisa menganggu konsentrasi saat bertanding.

Pasalnya, Harry sudah menyiapkan tim Head Quarter (HQ) atau tim advance yang telah siap mengawal para kontingen.

"Kami ada tim advance di setiap bidang, semuanya ada mulai medis, sport secovery, konsumsi, hingga media semua ada di sana. Mudah-mudahan tidak ada masalah yg besar," ujarnya.

Tim advance sendiri terbagi empat, disesuaikan dengan jumlah venue yang tersebar di Filipina.

"Semua orang-orang saya sudah melekat dengan cabor. Mereka bahkan sudah di Filipina sebelum cabor berangkat," ucap Harry. (OL-2)

BERITA TERKAIT