22 November 2019, 23:50 WIB

Anak Muda Diminta tidak Belajar Agama lewat Internet


Antara | Nusantara

youtube
 youtube
Terpidana kasus terorisme, Umar Patek

TERPIDANA kasus terorisme, Umar Patek, mengatakan, anak muda jangan belajar agama Islam hanya dari internet, tetapi juga harus berguru pada ulama.

"Seharusnya anak-anak muda ini dipahamkan ajaran agama Islam yang lurus, jangan hanya sepotong-sepotong, tidak utuh atau bahkan hanya belajar lewat online," kata terpidana yang masih menjalani hukuman penjara di Lembaga Pemasyarakatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (22/11).

Menurut Umar, belajar agama yang baik adalah dengan berguru langsung pada ulama, terutama ulama yang memiliki pemahaman yang wasathiyah atau moderat.

Ia mengungkapkan bahwa penyebaran radikalisme kini lebih banyak lewat daring (online) seperti media sosial, tidak seperti zaman dulu yang harus bertatap muka.

 

Baca juga:  Simulasi untuk Antisipasi Bencana

 

Umar yang kini aktif membantu Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan program deradikalisasi terhadap para napi terorisme lainnya mengaku tidak ingin ada anak muda yang mengikuti jejaknya dulu.

Umar yang memiliki nama lain Hisyam bin Alizein itu bahkan menekankan agar anak muda tidak mudah termakan oleh iming-iming janji surga yang instan.

"Ketika mereka hanya berbicara masalah akhlak, ibadah dan lain-lain silakan. Tetapi ketika sudah masuk unsur-unsur kekerasan itu sudah tanda bahwa ini adalah bagian dari kelompok yang berpaham radikalisme," ujarnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT