24 November 2019, 22:10 WIB

Nge-like Paslon Pilkada di Medsos, ASN akan Dipecat


Cikwan Suwandi | Nusantara

Ilustrasi
 Ilustrasi
Nge-like Paslon Pilkada di Medsos, ASN akan Dipecat

BADAN Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat tengah serius mengawasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah 2020. Menyukai foto atau status salah satu calon peserta Pilkada di media sosial bisa menjerat para ASN tidak netral.

"Misalnya ASN untuk like saja di media sosial itu bisa saja dijerat," kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu Jawa Barat, Zaki Hilmi, di sela acara media gathering Bawaslu Karawang dengan wartawan di Karawang, Jabar, Minggu (24/11).

Zaki menjelaskan, Bawaslu tengah fokus menyoroti netralitas ASN dalam Pilkada 2020 di Jawa Barat. Pasalnya, beberapa petahana maju dalam Pilkada di delapan kabupaten/kota.

"Kita harus ketahui, petahana maju. Maka kerawanan netralitas ASN ini memang harus diawasi," katanya.


Baca juga: Proyek Siluman IPAL Pekanbaru Resahkan Warga


Ia menyebutkan pada Pilkada sebelumnya, Bawaslu sendiri menemukan ada enam pelanggaran yang melibatkan ketidaknetralan ASN.

"Kasusnya kita laporkan kepada KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara ), nanti biar mereka yang memutuskan sanksinya apa," katanya.

Menurut Zaki, media sosial tetap akan menjadi perang sejumlah calon dalam Pilkada 2020. Untuk itu, Bawaslu Jawa Barat pun bakal menyiapkan tim patroli khusus media sosial.

"Medsos ini menjadi bagian dari pengawasan kita. Kita akan melakukan patroli khusus untuk medsos untuk membidik pelanggar-pelanggar pemilu," katanya. (OL-1)

BERITA TERKAIT