25 November 2019, 02:00 WIB

Raisa Panggung 10 Tahun


Atikah Ismah Wahyu | Hiburan

ANTARA
 ANTARA
Penyanyi Raisa Andriana

PENYANYI Raisa Andriana, 29, berencana menggelar panggung Live in Concert Jilid II pada 27 Juni 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat. Panggung yang digelar tepat saat Raisa genap 10 tahun berkarier itu menjadi proyek kolaborasi yang diakuinya terbesar semasa ia berkarier.

Pemilik lagu Kali Kedua itu tak ingin menunda momen untuk merayakan panggung tersebut bersama penggemarnya yang dijuluki 'yourRaisa'. "Yang pasti ini saatnya. Kalau misalnya enggak sekarang, kapan lagi?! Alhamdulillah ada kesempatan, ya. Walaupun aku merasa gila ambil ini, aku merasa lebih gila kalau enggak ambil," kata Raisa dalam jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).

Panggung dengan brand Live in Concert kali ini melanjutkan jilid pertamanya pada lima tahun lalu yang digelar di Istora Senayan Jakarta (Mei 2015) dan Arena DBL Surabaya (November 2015).

Konsep ini diakui telah dipikirkan selama 1,5 tahun lalu sebelum konser vakum Fermata Inmate Concert yang digelar Raisa pada November 2018. Stadion Utama Gelora Bung Karno dipilih karena dinilai bersejarah. Itu karena Raisa menjadi solois perempuan pertama yang menggelar konser tunggal di stadion tersebut.

"Aku mengajak semua penonton jadi bagian dari sejarah. Aku ingin buat sejarah, terutama untuk diri sendiri, untuk tim aku, dan yang pasti untuk semua yang hadir di malam hari itu. Mereka akan bantu aku create sejarah ini," kata perempuan kelahiran 6 Juni 1990 tersebut.

Istri Hamish Daud itu mengutarakan, awalnya sempat ragu untuk menerima kesempatan konser di Stadion GBK. Namun, akhirnya dia menyanggupi diri untuk dapat menggelar konser di Stadion GBK.

"Gue bilang siap berjuang, siap melakukan persiapan yang lebih besar, siap lebih capek, kerja lebih keras untuk capai mimpi yang jauh lebih besar," ujarnya.

"Saya membuat konser ini tahun 2020 sebagai sebuah selebrasi. Kolaborasi generasi kita. Pasti banyak teman-teman yang bertanya kenapa, tapi aku selalu menjawab pertanyaan itu dengan kenapa tidak," kata pemain Terjebak Nostlagia tersebut.

CEO Juni Group Adryanto Pratono yang mengusung konser menyatakan, jarang sekali ada konser lokal dengan skala stadion. "Saya coba riset kecil terhitung di sini baru tiga nama yang punya konser solo, Kantata Takwa, Iwan Fals, dan Slank. Band besar dan laki-laki semua," ujarnya. Ia mengaku butuh waktu lama untuk dapat meyakinkan Raisa menggelar konser di Stadion GBK. "Kita bakal jadi tuan rumah di sini. Jadi, bukan cuma Ed Sheeran yang punya stage seperti itu. Saya mau Raisa juga punya stage seperti itu," tandasnya.

 

Perubahan

Raisa mengungkapkan banyak perubahan yang ia rasakan setelah 10 tahun berkarier dalam industri musik Indonesia. Memulai karier sejak masih sendiri hingga kini telah menjadi seorang ibu, Raisa mengaku menjadi lebih menghayati setiap karyanya.

"Perbedaannya sih di tingkat kedalaman pemahaman cinta itu sendiri. Jadi, aku kalau manggung nyanyi lagu sendiri, maknanya jadi multilevel," imbuh ibu dari Zalina Raine Wyllie ini.

Menurut dia, makna cinta dalam karya dia tak sebatas pada polemik kisah cinta remaja. "Tapi ada cinta yang lebih dalam levelnya. Itu terbawa saat aku manggung dan ada pengaruhnya juga di musik aku," lanjutnya.

Debut karier Raisa sebagai solois dimulai pada 2010 melalui single Serba Salah. Setahun setelahnya, dia merilis album Raisa (self-titled) dilanjutkan album kedua Heart to Heart (2013). Dia pun mendirikan Juni Records pada 2014, selaras dengan hadirnya tren musik streaming. Setelah menggelar konser tanda pamit Fermata pada November 2018, Raisa kembali lewat dua single terbaru berjudul Kembali dan You. (Ant/Medcom.id/H-3)

BERITA TERKAIT