25 November 2019, 00:20 WIB

Ulang Memori 28 Tahun Silam


MI | Sepak Bola

ANTARA
 ANTARA
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan 

MESKI rutin mengikuti cabang olahraga sepak bola di SEA Games, hasil maksimal yang didapat Indonesia hanya hitungan jari. Sejak dihelat pada 1959, Indonesia baru meraih dua kali medali emas.

Perolehan medali emas Indonesia bahkan tertinggal jauh dari Thailand yang lebih sering menjadi juara dan hingga kini sudah berhasil mengoleksi 16 emas dari SEA Games.

Indonesia sendiri terakhir kali meraih medali emas pada SEA Games 1991 di Manila, Filipina. Saat itu, Robby Darwis, dan kawan-kawan sukses mengalahkan Thailand lewat adu penalti pada laga yang dihelat di Rizal Memorial Stadium.

Kali ini, Indonesia berkesempatan mengulang memori indah pada 28 tahun silam itu karena SEA Games kembali digelar di Filipina.

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan dalam sebuah kesempatan mengatakan bahwa tim nasional (timnas) U-23 Indonesia dinilai mampu kembali mendulang prestasi di Filipina. Podium pertama wajib direbut karena publik sangat rindu akan prestasi sepak bola nasional.

“Dengan target medali emas, saya berpesan kepada para atlet agar mereka fokus latihan. Mereka harus bertanding dengan spirit menang. Semua rakyat menunggu untuk itu, saya minta mereka lakukan instruksi pelatih,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule.

Ditargetkan meraih medali emas, timnas datang dengan modal yang baik. Usai meraih gelar Piala AFF U-23 di Kamboja, Februari lalu, berbagai uji coba, hingga mengikuti turnamen mini telah dilakoni.

Pelatih tim nasional U-23 Indonesia Indra Sjafri bahkan senang bukan kepalang timnnya bisa mendapatkan lawan yang sulit pada tiap turnamen dan uji coba yang diikuti.

Ia mengatakan hasil uji coba menjadi evaluasi bagi dirinya untuk menambal setiap kekurangan yang ada pada timnya, khususnya mental pemain ketika berada dalam kesulitan.


Termotivasi

Pemain timnas Syahrian Abimanyu mengaku termotivasi untuk membawa medali emas ke Tanah Air. Ia mengaku dengan persiapan yang matang dan berbekal uji coba, target medali emas realistis tercapai.
“Yang penting kita kerja keras di lapangan,” kata Abimanyu.

Senada dengan Abimanyu, pemain timnas lainnya, Witan Sulaiman, mengaku siap bersaing dengan tim-tim kuat di Asia Tenggara. Meski satu grup dengan Thailand dan Vietnam, hal itu dikatakan Witan tidak membuatnya gentar. (Faj/R-3)

BERITA TERKAIT