24 November 2019, 22:40 WIB

Izin Reuni 212 Keluar Anies Mengaku Pasif


MI | Megapolitan

MI/Putri Yuliani
 MI/Putri Yuliani
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta tidak memberikan rekomendasi izin untuk perayaan Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat, pada 2 Desember 2019, karena pemprov bersifat pasif dalam hal pemberian izin.

Anies menyebutkan pihak yang ingin mengajukan peminjaman Monas harus memberikan proposal. Setelah itu, pemprov me-review dan memutuskan apakah meminjamkan atau tidak.

"Itu prosesnya selalu begitu," ucap Anies, akhir pekan lalu.

Pada awal pekan lalu, Anies sempat menjelaskan bahwa Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta sudah melakukan musyawarah terkait adanya rencana kegiatan pada 1 dan 2 Desember 2019. "Satu Desember 2019 itu terkait dengan Papua, dan 2 Desember 2019 terkait dengan Maulid Akbar tanggal 2 Desember. Nah, dari situ kesimpulannya memang diberikan izin," ujarnya.

Anies menyebut pemberian izin ini disetujui Gubernur DKI Jakarta, Panglima Daerah Militer Mayjen Eko Margiyono, Kepala Polisi Daerah Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, Kepala Kejaksaan Tinggi Warih Sadono, serta Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) dalam rapat tersebut.

"Forkopimda di level asisten juga dilakukan Jumat ini untuk koordinasi atas tanggal 1 Desember dan tanggal 2 Desember, juga beberapa kegiatan di bulan Desember. Karena di bulan Desember itu ada beberapa kegiatan yang mungkin memerlukan perhatian ekstra dari kita," kata dia. Ketika ditanya apakah Reuni Akbar 212 memakai nama kegiatan Maulid Nabi, Anies mengaku belum melihat surat permohonan. "Tapi secara prinsip dari diskusi itu akan dapat izin. Dari sisi DKI akan memberikan izin dari sisi tempat, adapun untuk keramaian atau keamanan harus dari kepolisian," ucapnya.

 

Anies diundang

Sebelumnya, Persaudaraan Alumni (PA) 212 mengklaim telah mendapat izin dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengadakan Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat. Rencananya, Reuni PA 212 itu akan dilangsungkan lagi di Monas pada Senin (2/12).

Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama atau GNP Ulama, Yusuf Martak, dalam siaran televisi menyebutkan, reuni 2019 ini rencananya akan berupa acara berdoa bagi bangsa dan kepulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

Ketua panitia Reuni Akbar PA 212, Awit Masyhuri pun mengaku sudah siap menyiapkan acara tersebut. Reuni Akbar 212 itu rencananya bakal digelar di Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (2/12) mendatang.

"(Temanya) Doa dan keselamatan negeri. Kemudian, berdoa agar negara dilindungi dari penista agama," ujar Awit, akhir pekan lalu.

Soal perizinan acara pun, kata Awit, sudah aman. Perizinan tersebut didapat dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pihak Polres Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, dan Mabes Polri. PA 212 juga mengundang Anies untuk hadir dalam agenda tersebut.

"Kalau perizinan sudah selesai. Pekan lalu keluarnya (surat perizinan), sekitar 14 November kemarin. (Persiapan) tinggal teknis saja seperti panggung dan sound saja," tandas Awit. (Ins/Ant/X-6)

BERITA TERKAIT