24 November 2019, 07:20 WIB

Presiden Hadiri KTT ASEAN di Korsel


Nur Aivanni | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Setpres/Muchlis Jr
 ANTARA FOTO/Setpres/Muchlis Jr
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo memberi hormat sebelum memasuki pesawat kepresidenan.

PRESIDEN Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana bersama rombongan bertolak menuju Korea Selatan, kemarin, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-RoK (Republik Korea atau Korsel).

Dengan menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan Ibu Iriana lepas landas dari Pangkalan TNI-AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 12.19 WIB. Di Busan, Korsel, Presiden bakal hadir di KTT ASEAN-RoK yang kali ini punya nilai khusus karena berbarengan dengan peringatan 30 tahun kemitraan ASEAN dan Korsel. Sere­monial itu mengusung tema kemitraan bagi perdamaian, kesejahteraan bagi semua.

Dalam KTT, kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Presiden akan membahas kerja sama ASEAN-RoK untuk 30 tahun mendatang, termasuk pula kerja sama konektivitas dan upaya menjaga stabilitas kawasan.

Kerja sama ASEAN dan Korsel pertama kali terjalin pada November 1989. Korsel selanjutnya menjadi mitra dialog penuh pada pertemuan antara menteri-menteri luar negeri ASEAN ke-24 pada Juli 1991 di Kuala Lumpur, Malaysia. Pada 27 November 2004, Korsel mengaksesi Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia di Vientinane, Laos.

“Selama berada di Busan, Presiden juga akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan juga bertemu dengan beberapa CEO Korea Selatan. Yang tidak kalah penting ialah pertemuan dengan kelompok ilmuwan dan peneliti muda Indonesia di Korea Selatan,” kata Heru dalam keterangan resminya.

Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan, ucap Heru, akan tiba kembali di Indonesia pada 27 November 2019 dini hari. Turut mendampingi Presiden dalam lawatan ke Korsel, antara lain, Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, dan Mensesneg Pratikno.

Selain itu, turut serta Sekretaris Militer Presiden Mayjen Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen Maruli Simanjuntak, dan Juru Bicara Presiden M Fadjroel Rachman. Sementara itu,  Menlu Retno Marsudi telah berada di Korea Selatan untuk mempersiapkan kunjungan Presiden. (Nur/X-8)

BERITA TERKAIT