23 November 2019, 20:19 WIB

Erick Pangkas Eselon I Ikuti Amanat Presiden


Hilda Julaika | Ekonomi

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
 ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Menteri BUMN Erick Thohir

MENTERI Badan Usaha Milik Negara Erick Tohir diketahui tengah fokus merampingkan struktur organisasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini dilakukan dengan mengganti 7 deputi menjadi 3 deputi fungsional yang bukan berdasarkan industri sebelumnya.

"Tujuan restrukturisasi ini, agar kementerian dapat bekerja lebih optimal dan dapat menjadi lokomotif pembangunan bangsa. Saya mengharapkan semua yang bekerja di dalam lingkungan Kementerian BUMN memiliki orientasi melayani, service oriented. Kementerian BUMN dibentuk bukan untuk memperpanjang birokrasi, justru untuk membantu agar korporasi yang ada di bawahnya dapat sehat dan melayani masyarakat," jelas Menteri Erick.

Erick Thohir pun resmi menempatkan para Pejabat Eselon I Kementerian BUMN di beberapa perusahaan BUMN melalui Keputusan Menteri BUMN. Menurut Erick, penugasan ini dilakukan agar pejabat yang berasal dari birokrasi dapat memahami permasalahan di korporasi, sebagaimana pejabat di korporasi harus memahami birokrasi.

Pelaksana Tugas Deputi Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Yuni Suryanto kembali menegaskan bahwa kebijakan pengangkatan Direksi tersebut bertujuan agar mantan pejabat Kementerian BUMN dapat mengenal lebih detil tentang perusahaan BUMN yang kini mereka tempati. “Diharapkan nanti dapat kembali lagi ke sini dengan pemahaman yang lebih dalam terhadap perusahaan,” ujar Yuni usai menyerahkan SK.

Erick menambahkan, dirinya berharap para Direksi dan Komisaris yang mengelola perusahaan di bawah Kementerian BUMN memiliki integritas yang tinggi dan mampu bekerja dengan baik.

"Kita perlu membangun harmoni dengan semuanya. Buat saya, integritas dan akhlak yang baik bagi pengelola BUMN menjadi hal yang penting. Bila manajemen BUMN memiliki profesionalisme dan integritas yang tinggi, serta fokus pada bisnis, BUMN akan tumbuh dengan baik," tutupnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT