23 November 2019, 19:53 WIB

Festival Jazz Internasional Jatiluhur Bertema Green, Water & Life


Bagus Pradana | Nusantara

MI/CIKWAN
 MI/CIKWAN
Direktur Utama Perum Jasa Tirta II Saefudin Noer 

WADUK Jatiluhur yang terletak di Kabupaten Purwakarta akan menjadi lokasi dihelatnya “The 1st International Jatiluhur Jazz Festival 2019”, sebuah festival Musik Jazz Internasional yang akan menghadirkan puluhan musisi jazz dari tanah air maupun mancanegara.

Kolaborasi musik dari berbagai genre dengan sentuhan jazz akan meramaikan perhelatan tersebut. Tak ketinggalan penampilan spesial dari musisi-musisi daerah asal Purwakarta tentu akan menegaskan karakter budaya dari masyarakat di sana.

“The 1st International Jatiluhur Jazz Festival 2019” rencananya akan digelar selama dua hari yaitu pada Sabtu, 30 November dan Minggu, 1 Desember 2019. Festival ini terselenggara berkat inisiasi dari Perum Jasa Tirta II dengan dukungan penuh dari Kementerian BUMN dan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Kawasan Wisata Pelabuhan Biru yang merepresentasikan suasana alam tepi waduk dengan pemandangan pegunungan yang indah sedianya dipilih sebagai lokasi dihelatnya festival musik jazz tingkat internasional se-Jawa Barat ini. Menara pelimpah air termegah yang diberi nama ‘Morning Glory Tower’ akan menjadi icon sekaligus salah satu background landscape dari festival ini.

Saefudin Noer selaku Direktur Utama Perum Jasa Tirta II berharap melalui gelaran Festival Jazz tingkat Interasional ini dapat membantu memberdayakan masyarakat sekitar serta dapat menjadi sarana promosi pariwisata yang massif.

Gelaran “The 1st International Jatiluhur Jazz Festival 2019” akan mengambil tema Green, Water, dan Life. Pemilihan tiga tema ini juga menjadi salah satu sebagai upaya kampanye untuk melestarikan lingkungan dengan mejaga ketahanan Air di lingkup nasional.

Sejumlah artis akan terlibat dalam perhelatan tersebut, diantaranya: Dwiki Dharmawan, World Peace Project faet Steve Thornton, Kamal Musallam, Marcel, Wizzy, Shaharani dan Queenfireworks, Java Jive, Mus Mudjiono, Krakatau, 57Kustik, Moccondoss 40, Selaawi Ethnic Ensemble, Saratuspersen Band, Ermy Kullit, Indro Harjodikoro feat Kayle Dias, Farabi Big Bang feat Ita Purnamasari, Idea Percussion, Urban Project, serta dua artis papan Indonesia yaitu Via Vallen dan Zaskia Gotik yang akan menggoyang para penikmat Jazz di Jatiluhur esok.

Untuk menyaksikan penampilan para musisi dalam “The 1st International Jatiluhur Jazz Festival 2019” anda hanya perlu mengeluarkan biaya untuk membeli tiket masuk dengan kategori yang sangat murah yaitu GREEN senilai Rp. 125.000, WATER senilai Rp. 150.000, dan LIFE yang dikhususkan untuk pelajar dan mahasiswa senilai Rp. 100.000.

Dwiki Dharmawan selaku Direktur Artistik dari The 1st International Jatiluhur Jazz Festival 2019 menyatakan “Even ini akan mengemas sebuah tempat (Jatiluhur) menjadi ajang promosi dan ajang diplomasi budaya, Jawa Barat itu mempunyai potensi tradisional yang sangat kuat. Jatiluhur Festival ini juga merangkul mereka yang mendalami kesenian daerah untuk diberikan panggung disini.” (OL-4)

BERITA TERKAIT