22 November 2019, 22:45 WIB

Perkelahian Antar Kelompok, Kota Temanggung Mencekam


Tosiani | Nusantara

Ilustrasi
 Ilustrasi
Tawuran

Suasana Kota Temanggung, Jawa Tengah (Jateng) malam ini masih mencekam, setelah adanya perkelahian diduga antar kelompok ormas Jumat (22/11) petang.

Sejumlah warga masih berjaga-jaga di beberapa titik. Antara lain di Kranggan - Kota Temanggung dekat Jembatan Progo, di daerah
Cekelan, Bendo hingga dekat lokaai tawuran depan Kantor Kominfo Temanggung.

"Kami masih kumpul-kumpul disini, sembari berjaga-jaga jika terjadi tawuran lagi. Meskipun sekarang sudah tidak ada apa-apa," ujar Tabah, 30, salah seorang warga di area dekat Kantor Telkom Temanggung, Jumat Malam.

Tabah mengaku, tidak melihat secara langsung kejadian tawuran. Ia hanya ada keramaian di jalan dan dikabarkan itu tawuran. Karena itu ia mendekati lokasi untuk melihat keadaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Media Indonesia, kejadian ini bermula dari tindak penganiayaan yang dialami empat warga Jampirejo Tengah, Kecamatan Temanggung.

Keempat warga itu yakni Prabowo Sutrisno,30, Hani Malia,32, Dewangga Putra,27, dan Wawan,45.

Pelakunya sekelompok orang tak dikenal mengenakan penutup wajah pada Jumat (22/11) pukul 16.15 WIB di depan bakso uleg Pak Di yang berlokasi di depan Kantor BRI, tepatnya di jalan Jendral Sudirman Kawasan Jampirejo, Temanggung.

Setelah melakukan penyerangan, sekelompok orang tak dikenal itu kabur menuju arah Polres lama, kemudian masuk gang, belok kiri dan sampai saat ini belum ditemukan. (OL-11)

 

BERITA TERKAIT