22 November 2019, 20:49 WIB

Dirut Pertamina Denger Ahok jadi Komut dari Media


Hilda Julaika | Ekonomi

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
 ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati 

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir telah resmi memutuskan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Nicke Widyawati merespon ini dengan menyampaikan bahwa dirinya mengetahui keputusan ini melalui media.

"Tadikan sudah diumumkan Pak Erick Tohir ya. Jadi saya juga dengernya dari media," ujar Nicke yang terlihat kecewa dan bergegas meninggalkan kantor Metro TV.

Ketika ditanya lebih lanjut perihal harapan atas bergabungnya Ahok di perusahaan migas milik negara ini, dirinya tidak berbicara. Hanya diam dan memberikan senyuman lantas meninggalkan lokasi wawancara.

Ahok akan menempati posisi sebagai Komisaris Utama di PT Pertamina dibantu oleh Wakil Menteri Budi Gunadi Sadikin sebagai wakil komisaris.

"Iya, Pak Basuki menjadi komisaris utama Pertamina, dibantu oleh Wamen Pak Sadikin," kata Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/11).

Nama Ahok sendiri keluar sebagai Komisaris Utama atas penunjukkan dari Presiden Joko Widodo secara langsung kepada Erick Tohir. Erick menegaskan keputusan ini telah melalui Tim Penilai Akhir (TPA).

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga sebelumnya Ahok telah memenuhi persyaratan yang tercantum dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-03/MBU/02/2015 tentang Persyaratan, Tata Cara Pengangkatan, dan Pemberhentian Anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara.(OL-4)

BERITA TERKAIT