22 November 2019, 18:23 WIB

Wapres Ajak Jaga Masjid dari Narasi Kebencian dan Permusuhan


Antara | Humaniora

Antara
 Antara
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin 

WAKIL Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga masjid agar tidak sampai menjadi tempat untuk menebar ujaran kebencian dan permusuhan. 

"Jangan sampai masjid dijadikan tempat menyampaikan sumpah serapah, ujaran kebencian, permusuhan, maki-maki, dan lainnya," katanya di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (22/11), saat membuka Festival Tajug 2019.    

Dia mengatakan, tajug atau masjid mesti dijaga agar tidak menjadi tempat untuk menyebarkan kebohongan, umpatan, kebencian, dan narasi buruk.

Baca juga: BKN Temukan Beberapa Instansi dengan Syarat CPNS Berlebihan

Masjid, ia melanjutkan, mestinya menjadi tempat narasi positif, tempat menyampaikan hal-hal baik seperti mengajak untuk saling mencintai, saling menghormati, dan saling menolong.  

"Jangan sampai ada narasi-narasi permusuhan kebencian, agar masjid diisi dengan narasi saling mencintai, membantu, menolong dan sebagainya," kata dia.   

Wakil Presiden juga mengemukakan bahwa acara Festival Tajug 2019 sangat penting untuk menyebarluaskan kebaikan, terutama melalui masjid-masjid.    "Festival Tajug ini menjadi sangat penting karena Sunan Gunung Jati juga mengikuti Rasulullah mengembangkan Islamnya melalui masjid," katanya.    

Ketua Panitia Festival Tajug 2019 KH Mustofa Aqiel Siradj mengatakan festival tajug merupakan wujud wasiat Sunan Gunung Jati yang menitipkan tajug dan fakir miskin. "Sebagai umat yang beriman, kita harus dapat meneruskan dan menjaga tajug," kata Mustofa.

Ia mengatakan bahwa fungsi masjid sangat luas, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tapi juga tempat dakwah dan kegiatan ekonomi. (X-15)

BERITA TERKAIT