22 November 2019, 17:13 WIB

Erick Thohir Pastikan Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina


Damar Iradat | Ekonomi

Antara
 Antara
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan menempati posisi sebagai Komisaris Utama di PT Pertamina.

Ahok akan dibantu oleh Wakil Menteri Budi Gunadi Sadikin sebagai wakil komisaris.

"Iya, Pak Basuki menjadi komisaris utama Pertamina, dibantu oleh Wamen Pak Sadikin," kata Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/11).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Antara)

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga sebelumnya Ahok telah memenuhi persyaratan yang tercantum dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-03/MBU/02/2015 tentang Persyaratan, Tata Cara Pengangkatan, dan Pemberhentian Anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara.

Baca juga: Ahok Dapat Kursi BUMN, Gerindra Minta Erick Thohir Koordinasi KPK

Dalam regulasi tersebut terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon direksi BUMN, seperti persyaratan formal, persyaratan materiil, dan persyaratan lain.

Untuk persyaratan formal, dalam Bab II poin A menyebutkan, direksi perseroan adalah orang yang cakap melakukan perbuatan hukum kecuali dalam waktu lima tahun sebelumnya pernah dinyatakan pailit, menjadi anggota direksi atau anggota dewan komisaris serta dewan pengawas yang dinyatakan bersalah dan menyebabkan BUMN atau perusahaan pailit, dan tidak pernah melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara, BUMN atau perusahaan. (Medcom.id/X-15)
 

BERITA TERKAIT