22 November 2019, 13:54 WIB

Garuda Benarkan Penumpang Pesawat tidak Boleh Turun di Halim


mediaindonesia.com | Ekonomi

AFP/Chaideer Mahyuddin
 AFP/Chaideer Mahyuddin
Pesawat Garuda Indonesia terperangkap kabut asap di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh

DIREKTUR Utama PT Garuda Indonesia Ari Askhara membenarkan adanya larangan penumpang pesawat Garuda Indonesia 271 rute Banyuwangi-Jakarta turun di Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

"Iya memang tidak boleh turun oleh AURI, karena kita sudah request. NOTAM itu dari AURI bukan AP II sebagai pengelola Halim. Kita usahakan untuk terbang lagi ke Cengkareng, ini hujan lebat sekali di Cengkareng," kata Ari Askhara melalui pesan singkat, Jumat (22/11).

Baca juga: Dampak Kabut Asap, Garuda Indonesia Batalkan 12 Penerbangan

Jawaban Ari ini mengonfirmasi terkait laporan masuk dari mantan Dirut BNI Sigit Pramono. Laporan tersebut berisikan informasi Sigit yang menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 271 Banyuwangi-Jakarta namun mendarat darurat di Halim Perdanakusuma. Sigit menjelaskan pesawat sudah mencoba mendarat sebanyak dua kali di Soekarno Hatta namun gagal, lalu pindah ke Halim Perdanakusuma.

"Tetapi ini situasinya aneh, penumpang nggak boleh turun. Pilot mau terbang lagi ke Cengkareng karena di Halim Perdanakusuma tidak ada petugas darat Garuda. Semua penumpang protes nggak mau terbang lagi karena sudah ketakutan. Ada teman-teman yang bisa bantu?," tulis Sigit yang pesannya diterima Media Indonesia.

Sigit pun melanjutkan penumpang saat ini terperangkap di dalam pesawat yang sudah parkir di Halim Perdanakusuma namun tidak diperkenankan turun ke terminal.(RO/OL-5)

BERITA TERKAIT