22 November 2019, 06:49 WIB

Kemenlu Benarkan Tiga Nelayan WNI Disandera Abu Sayyaf


Melalusa Susthira K | Internasional

Medcom.id/Rakhmat Riyandi
 Medcom.id/Rakhmat Riyandi
Ilustrasi Penyanderaan

DIREKTUR Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, mengonfirmasi perihal tiga WNI yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf sejak dua bulan lalu di selatan Filipina.

"Dalam video tersebut terkonfirmasi bahwa tiga orang itu adalah WNI yang disandera Abu Sayyaf sejak bulan September 2019," ujar Judha saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (21/11) malam.

Terkait upaya pembebasan tiga nelayan Indonesia yang bekerja di Malaysia tersebut, Judha menuturkan pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan otoritas berwenang setempat, baik Malaysia maupun Filipina.

"Kami sedang berkoordinasi dengan otoritas Malaysia dan Filipina untuk upaya pembebasan sandera tersebut," tutur Judha.

Baca juga: Abu Sayyaf Tawan 3 Nelayan Indonesia, Minta Tebusan Rp8,3 Miliar

Meski membenarkan tiga orang yang disandera tersebut adalah WNI, Judha enggan mengonfirmasi perihal tebusan sebesar lebih dari Rp8 miliar yang diminta Abu Sayyaf untuk pembebasan.

Tiga nelayan Indonesia tersebut diketahui disandera oleh Abu Sayyaf dari pesan video yang diunggah di jejaring media sosial Facebook pada Sabtu (16/11).

Seperti dilansir surat kabar Malaysia, The Star, ketiga nelayan tersebut diculik oleh orang-orang bersenjata saat sedang berada di atas kapal pukat nelayan yang terdaftar di Sandakan, perairan Tambisan, Malaysia.(OL-5)

BERITA TERKAIT