21 November 2019, 21:33 WIB

Kemenpora Pertanyakan Komitmen PSSI Soal Ricuh Suporter Malaysia


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola

ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman
 ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman
Pemain Indonesia Teuku Muhammad Ichsan (bawah) berebut bola dengan pemain Malaysia, Mohamadou Sumareh (tengah).

SEKRETARIS Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto  memertanyakan sikap tegas dan komitmen PSSI terkait kerusuhan antarsuporter Indonesia dengan Malaysia saat kedua timnas berjibaku di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur pada Selasa (19/11). Ketika itu sekelompok oknum suporter Malaysia menyerang pendukung Indonesia.

Untuk itu Gatot  meminta komitmen PSSI membentuk divisi khusus terkait pembinaan suporter. Tim ini dibentuk demi menghentikan kekerasan dan korban suporter, juga tindakan rasis dan masalah lainnya.

Baca juga: PSSI tidak Punya Uang untuk Panggil kembali Luis Milla

“Ini seharusnya menjadi ujian pertama PSSI untuk divisi khusus. Kami ingin tahu aksi PSSI seperti apa,” ujar Gatot di Jakarta, Kamis (21/11).

Gatot juga meminta PSSI untuk segera meminta klarifikasi kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

“Seharusnya PSSI tak tinggal diam. Karena ketika kejadian ricuh di Stadion GBK pun kami langsung respon meminta maaf kepada pihak Kementerian Olahraga Malaysia,” tutur Gatot. (Ykb/A-3)

BERITA TERKAIT