22 November 2019, 00:40 WIB

Dubes Sondland Implikasikan Trump dalam Kesaksiannya


MI | Internasional

AFP
 AFP
Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Uni Eropa, Gordon Sondland

DUTA Besar Amerika Serikat (AS) untuk Uni Eropa, Gordon Sondland, memberikan kesaksiannya yang secara langsung mengimplikasikan Presiden AS Donald Trump. Ia mengikuti perintah Trump dalam mengusahakan kesepakatan quid pro quo (balas jasa) bagi Ukraina untuk menyelidiki pesaing utama Trump dari Demokrat, Joe Biden, dengan imbalan KTT Gedung Putih.

“Sehubungan dengan panggilan Gedung Putih yang diminta dan pertemuan Gedung Putih, jawabannya adalah, ya (quid pro quo),” ungkap Sondland dalam sidang penyelidikan pemakzulan terkait skandal Ukraina, Rabu (20/11).

Sondland menyebut pengacara pribadi Trump, Rudy Giuliani, memimpin upaya mendesak Presiden Ukraina Volodymr Zelensky untuk menyelidiki Biden sesuai arahan Trump.

Ia juga menekan Ukraina untuk menyelidiki teori konspirasi yang didukung oleh Trump bahwa Kiev membantu Demokrat melawannya pada Pemilu 2016. Biden adalah salah satu kandidat favorit dan kuat menghadapi Trump dalam pemilihan presiden tahun depan.

Sondland mengatakan Trump mengarahkannya dan dua diplomat senior lainnya untuk bekerja dengan Giuliani. “Giuliani mengungkapkan keinginan presiden Amerika Serikat, dan kami tahu bahwa penyelidikan ini penting bagi presiden,” tutur Sondland.

Selain itu, Ukraina juga didesak untuk menyelidiki teori konspirasi Trump bahwa Ukraina membantu Demokrat melawannya pada Pemilu 2016 lalu.

Kesaksian Sondland langsung mendapat reaksi keras dari Trump. Trump mengatakan ia tidak mengenal Sondland dengan baik dan tidak pernah berbicara banyak dengannya, meskipun diplomat senior itu menyumbangkan US$1 juta untuk pelantikan Trump pada 2017 lalu. Sonland juga bersaksi telah berbicara dengan Presiden sekitar 20 kali ketika menjadi duta besar.

“Praktik Witch Hunt (mencari-cari kesalahan) ini harus berakhir sekarang. Sangat buruk bagi negara kita!” cicit Trump, Kamis (21/11).

Demokrat mengatakan tujuh jam kesaksian Sondland di hadapan Komite Intelijen Dewan telah mendukung kasus dan upaya mereka untuk pemakzulan Trump atas apa yang mereka sebut pemerasan. “Kesaksian hari ini adalah di antara bukti paling signifikan hingga saat ini,” kata ketua komite Adam Schiff. “Ini langsung menjadi inti masalah penyuapan serta potensi kejahatan tinggi atau pelanggaran ringan lainnya,” imbuhnya. (AFP/Aljazeera/Uca/Hym/I-1)

BERITA TERKAIT