21 November 2019, 13:34 WIB

Brebes Gandeng IPB Gelar Pameran Produk Kreatif


Supardji Rasban | Nusantara

MI/Supadji Rasban
 MI/Supadji Rasban
 Bupati Brrebes Idza Priyanti  (kiri) dan Wakil Bupati Brebes Narjo hadiri pameran produk kreatif 

Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Baperlitbangda), Brebes, Jawa Tengah (Jateng) gandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) gelar pameran produk kreasi inovatif berbahan baku lokal, mulai Rabu (20/11) berakhir Kamis (21/11)

Acara yang bertempat di gedung Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI) Brebes tersebut, bertujuan mendorong masyarakat berinovasi menciptakan produk baru yang ujungnya bisa mengangkat kemiskinan terutama di pedesaan.

Ditempat itu, dipamerkan kain batik, tas wanita, obat pertanian serta suplemen berbentuk wafer untuk makanan ternak sapi.

Selain menggelar pameran, peneliti IPB, Iwan Prihantoro menyampaikan pelatihan tentang proses pembuatan makanan suplemen ternak sapi. Materi itu sudah dipraktikkan setahun lalu bersama Kelompok Peternak Sapi Mukti Sugih di Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan, Brebes.

Dipilihnya Desa Buara untuk penelitian sekaligus pengembangan pembuatan makanan suplemen ternak sapi selain karena mayoritas warganya peternak sapi juga karena Desa buara merupakan satu dari 34 desa miskin yang ada di Kabupaten Brebes.

Desa Buara juga masih menjadi satu dari enam desa inovasi pada 2019 ini yang digalakkan Pemkab Brebes guna menanggulangi angka kemiskinan.

"Soalnya dari data pada tahun 2018 angka kemiskinan di Brebes masih mencapai 17,7 persen dari total penduduk sekitar 1,8 juta jiwa," ungkap Iwan.

Iwan menyampaikan produk pakan ternak sapi berbentuk waper sudah diproduksi bahkan dijual ke sejumlah daerah seperti Jabodetabek khususnya Bogor, Tegal, pemalang dan sedang penjajakan ke Kuningan.

Bupai Brebes, Idza Priyanti mengapesiasi sekaligus bangga atas karya inovatif dari kelompok masyarakat maupun pelajar yang dipamerkan. "Pemkab Brebes akan terus mendorong kelompok masyarakat lainnya untuk menjadi masyarakat yang mempunyai sumber daya yang cerdas produkstif dan mampu berkarya," ucap Idza. (OL-11)
     

 

 

BERITA TERKAIT