21 November 2019, 08:50 WIB

Pemerintah Jemput Investasi Asing


Faustinus Nua | Ekonomi

MI/Susanto
 MI/Susanto
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

SETELAH Lotte Chemical komit menambah investasi US$4,3 miliar (Rp60 triliun lebih) untuk perluasan pabrik petrokimia di Banten, LG Chemical dan SK Group pun tergerak menjajaki peluang investasi di Tanah Air.

Kepastian LG Chemical dan SK Group, dua raksasa industri Korea Selatan, berinvestasi di Indonesia itu dikemukakan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Seoul, Korea Selatan, kemarin.

"Mereka sangat ingin berinvestasi di sektor industri. Mereka akan mengirimkan tim untuk menentukan industri yang dipilih," kata Agus.

LG Chemical tertarik membangun pabrik baterai terintegrasi senilai US$2,3 miliar (setara Rp32,2 triliun dengan kurs 14.000).

"Indonesia menjadi fokus mereka untuk melakukan pendalaman industri," lanjut Menperin seusai menggelar pertemuan dengan Direksi LG Chemical.

"Pabriknya nanti memproduksi sel baterai, modul baterai, hingga fasilitas daur ulang baterai. Investasinya terintegrasi atau merupakan sebuah rangkaian. Jadi, diharapkan tidak terjadi interupsi," lanjut Agus.

Dalam pertemuan itu, manajemen LG juga menyampaikan minatnya melakukan studi penggunaan baterai listrik sepeda motor untuk mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

"LG akan meneliti dan melakukan kajian kendaraan terutama sepeda motor listrik," ujar Menperin.

Sementara itu, SK Group mencari mitra lokal untuk membangun dan mengembangkan industri petrokimia. SK memilih industri petrokimia karena Indonesia masih banyak mengimpor hasil industri petrokimia.

"Kebutuhan produk petrokimia bagi industri hilir di Indonesia mencapai 60% dan sebagian besar dipenuhi produk impor. Bahkan dari hampir 6 juta ton kebutuhan bahan baku petrokimia dalam negeri, pasokan produksi domestik hanya sanggup memenuhi dua juta ton," ungkap Menperin.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Agus, Lotte Chemical menyatakan komitmen mereka meningkatkan investasi Rp60,5 triliun untuk menyelesaikan kompleks pabrik petrokimia di Cilegon, Banten. Kini Lotte melalui PT Lotte Chemical Indonesia tengah menggarap kompleks petrokimia di Cilegon yang menelan dana Rp44 triliun.

 

Kolaborasi SDM

Menteri BUMN Erick Thohir pun menemui Menteri Negara Urusan Ekonomi dan Fiskal Jepang, Yasutoshi Nishimura, membahas peningkatan investasi di berbagai sektor dan peluang kerja sama ekonomi.

"Jepang konsisten berinvestasi di proyek strategis seperti pembangkit listrik, tol, MRT, dan perumahan. Sekarang merupakan momentum untuk meningkatkan kerja sama, yang Indonesia perlu berkolaborasi dalam teknologi dan peningkatan skill SDM," kata Erick melalui keterangan tertulis, kemarin.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo, ketika menerima perwakilan pengusaha Jepang (Japinda) di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin, memaparkan kerja sama kedua negara di Blok Masela, Maluku.

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju menerima delegasi Asosiasi Indonesia-Jepang (JAPINDA) yang dipimpin mantan Perdana Menteri Jepang Fukuda Yasuo (kiri) di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (20/11/2019).

 

Delegasi Jepang yang di pimpin mantan PM Yasuo Fukuda itu memastikan porsi konten lokal di Blok Masela sesuai permintaan pemerintah, termasuk pemanfaatan tenaga kerja lokal.

"Presiden berharap ini bisa dipercepat," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang mendampingi Jokowi dalam pertemuan itu.

Salah seorang delegasi Japinda dari Taisei, Yamaguchi, menawarkan diri untuk dilibatkan dalam penanganan banjir di Jakarta. Taisei berpengalaman dalam pembangunan hotel dan penanganan banjir. (Mal/Ant/X-3)

BERITA TERKAIT