20 November 2019, 22:50 WIB

Menag Sebutkan Tiga Hal Tangkal Radikalisme


Rifaldi Putra Irianto | Humaniora

 MI/Susanto
  MI/Susanto
Menteri Agama, Fachrul Razi.

MENTERI Agama Fachrul Razi mengatakan bahwa secara teoretis radikalisme bisa muncul karena beragam faktor, baik ekonomi, pendidikan, atau agama. Karena itu, penanganannya juga harus multiperspektif.

"Penyebabnya beragam dan bisa kumulatif, gabungan beberapa kondisi. Karenanya penanganannya pun harus multiperspektif," demikian disampaikan Fachrul Razi dalam 'Sarasehan Pembinaan Mental Angkatan Darat (Bintalad) TA 2019' di Jakarta,  Rabu (20/11).

Ia menjelaskan, setidaknya ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk menangkal radikalisme. Pertama, meningkatkan pemahaman masyarakat dengan pendidikan, termasuk melalui pembinaan mental.

"Semakin luas pemahaman seseorang, maka ia akan semakin bijak dan toleran dalam kehidupan bermasyarakat," ucapnya.


Baca juga: Milenial Harus Kritis Lawan Propaganda Radikalisme di Medsos


Kedua, mainstreaming moderasi beragama. Menurutnya, moderasi beragama adalah upaya menempatkan bandul selalu di tengah. Meski seseorang harus yakin dan kokoh dengan pemahaman keagamaannya, namun pada waktu bersamaan harus tetap toleran dan memberi ruang bagi keyakinan orang lain.

Dan yang ketiga, hal yang tak kalah penting yakni menginternalisasikan nilai-nilai empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI di dalam aktivitas keseharian.

"Sebagai contoh, pada saat demokratisasi kita mengalami beberapa persoalan, bukan lantas nyinyir, mencibir, dan berpaling ke sistem pemerintahan lain yang ilusif, melainkan turut serta menguatkan demokrasi dan meneguhkan NKRI," tukasnya. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT