20 November 2019, 21:53 WIB

DPR Ingin Percepat Pemekaran Papua


Golda Eksa | Politik dan Hukum

MI/ Susanto
 MI/ Susanto
Ahmad Doli Kurnia

PENYEBARAN pelbagai sentra pelayanan publik dan aktivitas perekonomian merupakan cara untuk mempercepat proses peningkatan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat di Papua.

Demikian dikatakan Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia disela-sela Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II dan sejumlah kepala daerah Papua, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/11). Rapat tersebut sekaligus membahas usulan pembentukan Provinsi Papua Tengah.

"Tidak ada penyelesaian lain, kita bisa mempercepat proses penyebaran sentra-sentra dalam konteks politik, namanya pemekaran," kata Doli.

Menurut dia, pendekatan peningkatan kesejahteraan dan penguatan ekonomi menjadi solusi untuk menyelesaikan persoalan di bumi cenderawasih. Komisi II, tandasnya, sedang berusaha gar wacana pemekaran itu bisa dipercepat.

"Idealnya tanah Papua terdiri dari minimal tujuh provinsi. Itu karena berasal dari tujuh suku besar. Kita baru punya dua provinsi sekarang," katanya.

Doli mengemukakan, Komisi II DPR punya komitmen kuat menjaga NKRI dan meningkatkan kesejahteraan di Papua. Komisi II pun tidak menginginkan adanya perbedaan, baik di timur, tengah, maupun barat. (OL-8)

BERITA TERKAIT