20 November 2019, 21:43 WIB

Menteri Syahrul Ingin Pacu Ekspor Pertanian Tiga Kali Lipat


Raja Suhud V.H.M | Ekonomi

dok Kementan
 dok Kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo  (tengah) saat berbincang dengan wartawan di lingkungan Kementerian Pertanian, Rabu (20/11).

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo ingin memperbesar porsi ekspor produk pertanian hingga tiga kali lipat dari posisi saat ini.

Potensi alam Indonesia yang kaya dengan berbagai jenis komoditas pertanian membuat dia yakin bahwa ekspor hasil pertanian memiliki masa depan yang cerah.

Saat ini nilai ekspor pertanian Indonesia berada di kisaran Rp400-an triliun per tahun.

"Di daerah saya, kita bisa tingkatkan ekspor hingga tiga kali lipat. Yuk kita lakukan ini secara bersama-sama. Yang tidak mau ikut, kita tinggal," kata Menteri Syahrul saat berbincang dengan wartawan di lingkungan Kementerian Pertanian, Rabu (20/11).

Keberadaan teknologi pertanian menurutnya perlu makin digeluti oleh para petani di Indonesia. Hal itu untuk membuat produktivitas meningkat sehingga hasil yang diperoleh akan semakin besar.

"Kita akan manfaatkan kemajuan teknologi. Artificial intelligent juga bisa membantu kita untuk meningkatkan produktivitas," ujarnya.

Dirinya akan mendirikan control room terhadap seluruh aktivitas pertanian di Indonesia. Dengan kemajuan teknologi, dapat diperoleh apa yang perlu dilakukan oleh petani di setiap daerah.

"Jadi saya akan bangun Pentagon-nya Kementan di sini. Tinggal pencet tombol akan terlihat daerah-daerah pertanian yang ada," jelasnya.

Syahrul juga menjelaskan bahwa dirinya akan memperbesar peran swasta dalam sektor pertanian. Hal itu dilakukan guna memacu kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang saat ini berada di kisaran 13%.

"Kita paham anggaran pemerintah terbatas. Padahal sektor (pertanian) ini mempunyai potensi besar untuk dikembangkan. Maka kita balik piramidanya, bila dahulu pemerintah yang terbesar maka kini perusahaan atau dunia swasta yang akan paling besar porsinya," tandasnya.

Menurut Syahrul, sektor pertanian adalah sektor usaha yang kompleks dan membutuhkan dukungan banyak pihak agar bisa memberikan kontribusi yang maksimal bagi masyarakat dan perekonomian secara luas. (A-2)

BERITA TERKAIT