20 November 2019, 21:26 WIB

Soal Mutasi Kapolres Kampar, Kapolri: Masalah Etika


Arga Sumantri | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
 Kapolri Jenderal Idham Azis

KAPOLRI Jenderal Idham Azis menjelaskan alasan memutasi Kapolres Kampar, Riau, AKB Asep Darmawan.

Menurut Idham, mutasi itu didasari persoalan etika. "Masalah Kapolres Kampar itu tidak hanya masalah ketika dia terlambat apel, tapi di situ juga terselip masalah etika," kata Idham di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/11).

Sebagai Kapolres, kata Idham, Asep seharusnya bisa menjadi teladan bagi bawahan. Idham berharap kebijakan itu juga bisa menjadi pembelajaran bagi para Kapolres lain agar lebih menjunjung etika. "Kalau Anda sudah enggak benar bagaimana kau bisa memimpin satu kesatuan. Kira-kira begitu kebijakan saya," ucap Idham.

Baca juga: Eks Kapolres Kampar masih Diperiksa Divisi Propam Polri

Asep Darmawan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Kampar lantaran telat apel dan kedapatan mengobrol saat Idham memberi arahan di hari ulang tahun (HUT) Brimob di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Asep baru sekitar dua bulan menjadi Kapolres Kampar.

Bukan hanya dicopot, Asep juga harus menjalani pemeriksaan internal di Mabes Polri.

Pencopotan Asep termuat dalam surat telegram Kapolri nomor ST/3094/XI/KEP./2019 yang terbit pada Senin, 18 November 2019. Surat telegram itu ditandatangani Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri Irjen Eko Indra Heri.

Posisinya Asep digantikan AKBP Muh Kholid yang sebelumnya menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Sementara Asep, dimutasi ke Pelayanan Masyarakat (Yanma) Mabes Polri. (X-15)

BERITA TERKAIT