20 November 2019, 19:11 WIB

Kebutuhan Pangan Natal dan Tahun Baru Diprediksi Naik 5%


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/ Adi Maulana Ibrahim
 MI/ Adi Maulana Ibrahim
 Pedagang merapikan cabai di Pasar Tradisional Grogol, Jakarta Barat, Selasa (19/11)

MEMASUKI musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan stok pangan bagi warga ibu kota aman.

Kepala Seksi Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta Imam Wahyudi memprediksi kebutuhan stok pangan pada Nataru tahun ini akan naik 5% dari tahun lalu.

Pada tahun ini diprediksi stok beras pada Desember berada di angka 83.192 ton. Untuk daging sapi diprediksikan akan dibutuhkan stok sebanyak 6.915 ton.

Sementara untuk daging ayam diprediksi angka kebutuhan berada pada 9.686 ton.

"Untuk Nataru tahun ini dipredikasi kebutuhan akan naik 5% dari tahun sebelumnya. Sementara pada Idhul Fitri lalu jumlah kenaikan kebutuhan pangan sebesar 10%," ungkap Imam saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (20/11).

Pemprov DKI sudah melakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi lonjakan permintaan bahan pangan jelang Nataru. Imam pun menegaskan Pemprov DKI menjamin stok pangan yang ada mencukupi kebutuhan bagi semua warga sehingga diperkirakan tidak ada lonjakan harga yang signifikan.

"Kemarin sudah kita rapatkan di Biro Ekonomi. Kesimpulannya stok untuk natal dan tahun baru aman dan cukup tersedia. Khususnya bahan pokok pangan strategis dan penting lainnya," imbuhnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT